"Kami kira ada tim KPK, padahal tidak ada. Makanya kami keluar. Karena bisa dipastikan tak ada hasil dari pertemuan itu," beber salah satu peserta aksi yang menjadi perwakilan, La Rizalan.
Baca Juga: 5 Hari Lakukan Operasi, Polda Sumut Tangkap 41 Penjahat
Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Kekerasan Libatkan Perguruan Pencak Silat
Aksi unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa, Pemuda Batauga (Himpeta) sempat berlangsung ricuh.
Mereka memprotes kebijakan pemerintah Busel dibawa komando, La Ode Arusani yang diduga menabrak aturan. Misalnya pembangunan dermaga di Kelurahan Busoa yang hingga kini tak diketahui siapa pemiliknya.
