Selain dikelompokkan antara ekstrovert dan introvert, fantasi seks seseorang juga bisa terlihat dari fokusnya terhadap detail. Mereka yang merasa teliti dikatakan cenderung merencanakan fantasi yang lebih rumit, seperti fantasi tentang BDSM, tindakan tabu, hingga bertukar gender.
4. Neurotisisme
Seseorang dengan kepribadian neurotisisme, biasnya memiliki ketidakstabilan emosi yang tinggi dan kesulitan menangani stres. Menurut Justin J. Lehmiller, Ph.D., seorang peneliti di The Kinsey Institute dan edukator seks yang diakui secara internasional, orang-orang neurotik memiliki lebih sedikit fantasi tentang seks berkelompok, seks dengan mencoba hal-hal baru, serta non-monogami.
Sebaliknya, mereka lebih banyak berfantasi tentang gairah dan romansa, yang mungkin merupakan cara mereka untuk bersantai atau merasa tenang.
Baca Juga: 5 Gerakan Kecil Ini Bisa Atasi Rasa Lelah di Kantor
