Baca Juga: Tak Terima Tokoh Masyarakat Dihina, Massa Tamalaki Tutup Jetty dan Lepas Tongkang PT Riota
Baca Juga: Tak Ada PCR, Calon Penumpang Pelni Baubau Tidak Dapat Pelayanan Tiket
Sementara itu, Direktur RSUD Konawe, dr. Agus Lahida, saat rapat penetapan PPKM Mikro melaporkan adanya kekurangan alat tes PCR.
Dimana, kata dia, dengan banyaknya perjalanan ke luar daerah, permintaan tes PCR dari luar Kabupaten Konawe, utamanya dari Kendari meningkat.
"Saat ini kami kekurangan alat tes PCR, permintaan 40 hingga 80 per hari," tandasnya.
