Baca Juga: 2198 Rumah Terdampak Banjir di Kota Kendari, Warga Relakan Tanahnya Tanpa Ganti Rugi Asal Tak Kebanjiran Lagi

"Disiram dulu semua kasihan supaya cepat. Pakaian kotor, piring kotor, baru tidak ada air bersih. Tanggul-tanggul juga harus diperbaiki. Kemarin warga sendiri yang membersihkan, sekarang baru turun Pemadam," tutur Suriana.

Kondisi lumpur yang tebal, membuat warga kesulitan mengevakuasi barang-barang peralatan rumah tangga. Ditambah mereka kekurangan air bersih, hanya mengandalkan air bantuan dari Damkar. Pemkot Kendari juga mulai menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan.

Warga lainnya, Aprianti mengatakan, kondisi rumahnya penuh dengan lumpur tebal, namun dia masih fokus mengurus makanan karena mereka belum bisa memasak di rumah.

Baca Juga: Jalan Lingkar Dalam Kendari, Bencana bagi Masyarakat Lorong Puao