"Disiram dulu semua kasihan supaya cepat. Pakaian kotor, piring kotor, baru tidak ada air bersih. Tanggul-tanggul juga harus diperbaiki. Kemarin warga sendiri yang membersihkan, sekarang baru turun Pemadam," tutur Suriana.
Kondisi lumpur yang tebal, membuat warga kesulitan mengevakuasi barang-barang peralatan rumah tangga. Ditambah mereka kekurangan air bersih, hanya mengandalkan air bantuan dari Damkar. Pemkot Kendari juga mulai menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan.
Warga lainnya, Aprianti mengatakan, kondisi rumahnya penuh dengan lumpur tebal, namun dia masih fokus mengurus makanan karena mereka belum bisa memasak di rumah.
Baca Juga: Jalan Lingkar Dalam Kendari, Bencana bagi Masyarakat Lorong Puao
