Kisah Inspiratif Aisha Bhutta: Mualaf Skotlandia yang Mengislamkan Lebih dari 30 Orang
Merdiyanto , telisik indonesia
Rabu, 03 Juni 2026
0 dilihat
Mualaf Skotlandia, Aisha Bhutta berhasil mengislamkan lebih dari 30 orang keluarga dan sanak saudaranya. Foto: Repro Unpak
" Ia berubah menjadi mualaf yang berhasil mengantarkan hidayah Islam kepada puluhan orang "

GLASGOW, TELISIK.ID - Aisha Bhutta, seorang perempuan Skotlandia yang dulunya dikenal sebagai Debbie Rogers, menjadi sorotan karena perjalanan spiritualnya yang luar biasa.
Dari seorang gadis Kristen taat, ia berubah menjadi mualaf yang berhasil mengantarkan hidayah Islam kepada puluhan orang, termasuk orang tua, keluarga, dan tetangganya.
Aisha lahir dan dibesarkan dalam keluarga Kristen yang ketat di Glasgow. Ia rutin menghadiri pertemuan Salvation Army dan menjalani kehidupan beragama yang taat.
Namun, ia merasa ada yang kurang dalam imannya. Pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab dan kurangnya disiplin membuatnya mencari kebenaran sejati.
Pada usia 16 tahun, Aisha bertemu dengan Muhammad Bhutta, seorang Muslim yang kelak menjadi suaminya.
Baca Juga: Perjalanan Mualaf Desmiliana Ariyana Istri Baru Anji Manji
Melalui perkenalan itu, ia mulai mendalami Islam. Dengan bantuan suaminya, Aisha membaca seluruh Al-Qur'an dalam bahasa Arab.
"Semua yang saya baca masuk akal," katanya mengenang, seperti dikutip dari unpak.ac.id, Selasa (2/6/2026).
Tak lama kemudian, ia mengucapkan dua kalimat syahadat. "Rasanya seperti beban besar yang selama ini saya pikul terlepas dari bahu saya. Saya merasa seperti bayi yang baru lahir," ungkap Aisha.
Perjalanan Aisha tidak berhenti di situ. Enam tahun setelah memeluk Islam, ia dan suaminya memulai dakwah kepada keluarga.
Mereka berdakwah kepada orang tua Aisha dengan sabar, menceritakan keindahan Islam dan menunjukkan perubahan positif dalam diri Aisha.
Akhirnya, orang tua Aisha pun menerima Islam, diikuti sebagian besar anggota keluarga lainnya, dilansir dari republika.co.id, Selasa (2/6/2026).
Tak hanya keluarga, Aisha juga aktif mengajar kelas Islam setiap Senin selama lebih dari 13 tahun bagi perempuan Skotlandia.
Pesertanya berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mantan Katolik dan dosen universitas. Hingga kini, ia telah membantu lebih dari 30 orang memeluk Islam, termasuk teman, tetangga, dan komunitas sekitar.
Baca Juga: Mualaf Lokal: Kisah Seorang Janda di Kendari Memeluk Islam
"Suami saya dan saya selalu menceritakan tentang Islam kepada orang tua saya. Mereka melihat sendiri perubahan sikap dan perilaku saya setelah masuk Islam," tutur Aisha dalam berbagai kesempatan.
Kisah Aisha Bhutta menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya mualaf di berbagai belahan dunia. Ia membuktikan bahwa dakwah yang tulus, disertai teladan baik dan kesabaran, mampu menyentuh hati banyak orang.
Meski menghadapi tantangan, termasuk penolakan awal dari keluarga suaminya, Aisha tak pernah menyesali pilihannya. Ia terus berkomitmen menjadi teladan dan pendakwah di tengah masyarakat Skotlandia. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS