Mualaf Lokal: Kisah Seorang Janda di Kendari Memeluk Islam

Gusti Kahar, telisik indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026
0 dilihat
Mualaf Lokal: Kisah Seorang Janda di Kendari Memeluk Islam
Seorang janda di Kendari meneceritakan kisah perjalannya memeluk islam. Foto: Sekolah Islam Al-Kahfi

" Herlina (48), warga Kota Kendari, mengaku menemukan ketenangan setelah memutuskan menjadi mualaf sekitar satu tahun terakhir "

KENDARI, TELISIK.ID - Herlina (48), warga Kota Kendari, mengaku menemukan ketenangan setelah memutuskan menjadi mualaf sekitar satu tahun terakhir.

Keputusan tersebut ia ambil bersama anak-anaknya setelah melalui proses pengenalan dan pertimbangan dari lingkungan sekitar.

Dikenalkan oleh temannya, Herlina bersedia menceritakan kisah spiritualnya kepada telisik.id secara singkat. Saat ini, Herlina menjalani kehidupan sebagai janda sambil membesarkan anak-anaknya di tengah hiruk-pikuk Kota Kendari.

Ia menyebut, perjalanan mengenal Islam tidak terlepas dari interaksi dengan lingkungan tempat tinggal yang mayoritas beragama Islam.

Ia mengaku, awalnya mulai mengenal Islam dari keseharian masyarakat di sekitarnya. Aktivitas sosial yang terlihat, seperti kebiasaan saling membantu dan kebersamaan antar warga, menjadi hal yang ia perhatikan dalam kesehariannya.

Baca Juga: Kasih Murtad 3.000 Muslim, Mantan Pendeta Ini Memilih Jadi Mualaf Meski Harus Hidup Miskin

“Mayoritas di lingkungan ku muslim. Saya lihat mereka saling baku bantu,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Herlina mengatakan, keputusan untuk memeluk Islam tidak diambil secara tergesa-gesa. Ia dan anak-anaknya terlebih dahulu banyak memperhatikan serta mencari tahu mengenai ajaran Islam sebelum akhirnya mantap mengambil keputusan tersebut.

“Saya tidak langsung ambil keputusan. Kami pelan-pelan saja dulu lihat dan belajar dari orang-orang sekitar,” katanya.

Baca Juga: Mualaf Aliza Kim: Dari Panggung Glamor Model Internasional ke Ketenteraman Islam

Setelah menjadi mualaf, ia mulai menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Ia juga mulai mempelajari dasar-dasar ibadah seperti salat dan puasa secara bertahap.

Meski harus menjalani kehidupan tanpa suami, Herlina mengaku tetap berusaha menjalani keseharian dengan tenang sambil membesarkan anak-anaknya.

Ia berharap dapat terus belajar dan memahami ajaran Islam secara bertahap dalam kehidupan sehari-hari. (A)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga