Umar Bonte Heran 22 Tahun Kantor DPD RI Sultra Dibangun Tak Pernah Ada Aspirasi Kepala Daerah Masuk

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 21 Juli 2026
0 dilihat
Umar Bonte Heran 22 Tahun Kantor DPD RI Sultra Dibangun Tak Pernah Ada Aspirasi Kepala Daerah Masuk
Anggota DPD RI Dapil Sultra, Umar Bonte saat ditemui di Kota Kendari. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Anggota DPD RI, La Ode Umar Bonte merasa heran dengan para kepala daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) "

KENDARI, TELISIK.ID - Anggota DPD RI, La Ode Umar Bonte merasa heran dengan para kepala daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tidak pernah mau menyampaikan keluhan daerahnya secara resmi di Kantor DPD RI Sultra yang berpusat di Kota Kendari.

Kata Umar Bonte, selama 22 tahun Kantor DPD RI Sultra dibangun belum pernah ada surat resmi masuk terkait adanya keluhan atau aspirasi dari pemerintah daerah, semua keluhan justru ia dengar langsung dari masyarakat.

"Harusnya yang datang di sini, gubernur, wali kota, bupati, kepala dinas, camat, lurah. Tapi sampai detik ini saya belum pernah terima aspirasi atau keluhan kepala daerah, justru yang saya dapatkan dari masyarakat," beber Umar Bonte.

Namun kata Umar Bonte, selama ini surat yang masuk di Kantor DPD RI Sultra hanya terkait kegiatan-kegiatan seremonial semata.

Baca Juga: SKO Sulawesi Tenggara Borong 3 Medali dan Gelar Pemain Terbaik di Kejurprov 2026

Baca Juga: Dulang Haroa Masyarakat Muna Sebanyak 1.228 Raih Rekor Dunia dan Gubernur Sultra Terima Gelar Adat

"Selama ini DPD RI hanya diundang acara seremonial saja, undangan ulang tahun ini lah, HUT itu lah, undangan akikah ini lah. Tidak pernah ada aspirasi dari pemda," cetusnya.

Padahal menurut Senator Komite II tersebut, DPD RI dibentuk dengan semangat agar daerah dapat difasilitasi persoalannya di tingkat pusat.

Olehnya itu kata Umar Bonte, DPD RI membentuk panitia kerja untuk mengundang para kepala daerah agar bisa menyampaikan berbagai keluhan di daerah masing-masing.

"Supaya kita bisa mendapatkan informasi tentang permasalahan-permasalahan di daerah tersebut, entah itu soal jalan, soal anggaran atau hal-hal yang lainnya," ungkapnya.

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga