KENDARI, TELISIK.ID – Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdurrahman Shaleh (ARS) menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa DPRD telah menyetujui kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Sultra.
Kabar yang beredar melalui pemberitaan di berbagai media tersebut, membuat publik mempertanyakan konsistensi Ketua DPRD yang sejak awal menolak 500 TKA datang di Sultra, namun kini melalui pemberitaan disebutkan DPRD telah menyetujuinya.
Berikut ini wawancara eksklusif jurnalis Telisik.id bersama Ketua DPRD Sultra, ARS.
Apakah DPRD menyetujui 500 TKA masuk di Sultra seperti yang telah diberitakan?
Terkait rencana masuknya 500 TKA, DPRD tidak menyoalkan setuju atau tidaknya seperti berita yang beredar. Sejak awal dikatatakan bahwa saya tidak pernah anti terhadap investasi asing, namun bagi TKA yang masuk di Sultra harus mengikuti aturan dan mekanisme yang sudah ditetapkan Pemerintah Indonesia.
