ASN Bisa Kantongi Dana Pensiun hingga Rp 1 Miliar, Berikut Syarat Terbaru dari BOS BKN

Ahmad Jaelani

Reporter

Sabtu, 27 Juni 2026  /  8:33 am

Kepala BKN, Zudan Arief Fakrulloh, mengungkap peluang ASN memperoleh manfaat dana pensiun hingga Rp 1 miliar melalui THT. Foto: Repro BKN

JAKARTA, TELISIK.ID - ASN berpeluang menerima manfaat dana pensiun hingga Rp 1 miliar apabila melakukan perencanaan keuangan sejak dini melalui program Tabungan Hari Tua yang disiapkan Taspen Life.

Pemerintah terus mendorong peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), tidak hanya selama menjalankan tugas, tetapi juga setelah memasuki masa pensiun.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arief Fakrulloh, dalam kegiatan BKN Menyapa BKD yang mengangkat tema Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) ASN 1 Miliar.

Dalam kegiatan yang digelar secara daring itu, Zudan menjelaskan ASN memiliki peluang memperoleh manfaat Tabungan Hari Tua (THT) hingga Rp1 miliar melalui program yang disediakan Taspen Life.

Baca Juga: Gaji ke-13 Pensiunan PNS Belum Masuk Rekening Penerima, Begini Penjelasan Resmi Taspen

Nilai manfaat tersebut dapat dicapai apabila peserta memulai perencanaan keuangan sejak awal masa kerja, disertai kebiasaan menabung dan berinvestasi secara disiplin sesuai skema yang tersedia.

"Menjadi ASN bukan hanya tentang mengabdi kepada negara hari ini, tetapi juga memastikan kualitas hidup yang baik di masa depan. Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin besar peluang untuk mencapai masa pensiun yang aman, tenang, dan sejahtera," kata Zudan, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (27/6/2026).

Selain memberikan peluang memperoleh manfaat THT hingga Rp1 miliar, Taspen Life juga menyediakan program perlindungan yang memberikan manfaat kepada keluarga apabila peserta menghadapi risiko sebelum memasuki masa pensiun.

Menurut Zudan, kehadiran berbagai program tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi ASN untuk menyusun strategi keuangan jangka panjang. Dengan demikian, setiap aparatur dapat menyesuaikan perencanaan finansial berdasarkan kebutuhan serta target kesejahteraan masing-masing.

Baca Juga: Aturan Baru Ambang Batas PNS 2026 Pensiun, Begini Detail Penjelasan UU ASN

"ASN harus mulai memikirkan masa depan sejak hari ini. Ketika memasuki masa pensiun, ASN diharapkan tetap produktif, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial yang baik. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia aparatur tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kinerja selama masa aktif bekerja. Persiapan menghadapi masa pensiun dengan kondisi keuangan yang sehat juga menjadi bagian penting dari pengembangan ASN.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap kesejahteraan ASN dapat terjaga secara berkelanjutan, mulai dari awal pengabdian hingga memasuki masa purnatugas. Dengan perencanaan keuangan yang baik, ASN diharapkan tetap memiliki kemandirian finansial serta kualitas hidup yang layak setelah menyelesaikan masa baktinya kepada negara. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS