Bukan Manusia, Robot Humanoid Kini Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt di Lari 100 Meter

Ahmad Jaelani

Reporter

Rabu, 26 Agustus 2026  /  7:39 pm

Sejumlah robot humanoid berpartisipasi dalam kompetisi lari 100 meter dalam upacara pembukaan ajang World Humanoid Robot Games kedua di Beijing, ibu kota China. Foto: Ju Huanzong/Xinhua

BEIJING, TELISIK.ID - Robot humanoid mencatat waktu 9,39 detik dalam lomba 100 meter di Beijing, melampaui rekor dunia manusia Usain Bolt 9,58 detik.

Sebuah robot humanoid mencatat waktu 9,39 detik dan memecahkan catatan waktu rekor dunia lari 100 meter putra dalam pembukaan World Humanoid Robot Games kedua di Beijing, China, Sabtu 22 Agustus 2026.

Catatan tersebut melampaui rekor dunia 100 meter putra yang dibuat sprinter Jamaika, Usain Bolt, dengan waktu 9,58 detik di Berlin pada 2009.

Melansir Xinhua, Kamis (26/8/2026), penampilan robot humanoid tersebut menjadi bagian dari upacara pembukaan kompetisi yang berlangsung di National Speed Skating Oval atau Ice Ribbon, Beijing. Lokasi tersebut sebelumnya menjadi salah satu arena Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

“Rekor dunia lari 100 meter putra adalah 9,58 detik, yang dicetak oleh Usain Bolt di Berlin pada 2009,” demikian keterangan Xinhua mengenai rekor yang berhasil dilewati robot humanoid tersebut.

Baca Juga: Malaysia Terpapar Asap Karhutla Kalimantan, Kasus Asma dan ISPA Naik Lebih dari 2 Kali Lipat

Kompetisi itu mempertemukan robot humanoid dari berbagai negara dalam 51 nomor pertandingan. Secara keseluruhan terdapat 1.301 pertandingan yang diikuti 666 tim dengan total 2.056 robot humanoid.

Jumlah tim peserta meningkat 138 persen dibandingkan edisi perdana World Humanoid Robot Games yang digelar pada tahun sebelumnya.

Selain nomor atletik dan sepak bola, penyelenggara menambahkan sejumlah cabang baru. Di antaranya angkat berat, tarik tambang, dan tenis meja.

Nomor-nomor tersebut dirancang untuk menguji kemampuan fisik, struktur mekanis, serta komponen inti yang digunakan robot humanoid ketika menjalankan berbagai gerakan.

World Humanoid Robot Games kedua berlangsung mulai Sabtu hingga Rabu, 26 Agustus 2026. Kompetisi tidak hanya berfokus pada kemampuan robot dalam olahraga, tetapi juga penerapannya pada berbagai situasi kehidupan nyata.

Penyelenggara memperluas kategori kompetisi berbasis skenario dengan menghadirkan simulasi pekerjaan di sejumlah sektor. Bidang yang diuji mencakup logistik, perhotelan, serta layanan rumah tangga.

Kompetisi berbasis skenario tersebut dirancang untuk menguji kemampuan robot dalam menjalankan tugas yang mendekati kebutuhan di lingkungan kehidupan sehari-hari.

Pencapaian robot humanoid di Beijing bukan kali pertama teknologi tersebut mencatat waktu yang melampaui rekor manusia dalam ajang olahraga.

Pada April 2026, sebuah robot humanoid yang dikembangkan Shenzhen Honor Smart Technology Development Co., Ltd. mengikuti lomba lari setengah maraton Beijing E-Town.

Robot tersebut menyelesaikan lomba dengan waktu 50 menit 26 detik menggunakan mode navigasi secara otonom. Catatan itu lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia untuk nomor setengah maraton, yakni 57 menit 20 detik.

Baca Juga: Kapal Nekat Langgar Aturan Iran di Selat Hormuz, Sanksinya Bisa Bikin Kapal Ditahan

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi robot humanoid kini tidak hanya berkaitan dengan demonstrasi teknologi. Berbagai ajang mulai menguji kemampuan robot dalam aktivitas yang membutuhkan pergerakan, keseimbangan, navigasi, koordinasi, serta kemampuan menjalankan tugas tertentu.

National Speed Skating Oval kembali menjadi lokasi yang mempertemukan pencapaian teknologi robot humanoid dengan kompetisi olahraga. Arena yang dikenal sebagai Ice Ribbon itu sebelumnya menjadi salah satu lokasi penting selama Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Dalam World Humanoid Robot Games kedua, kemampuan robot diuji melalui berbagai jenis pertandingan dan simulasi. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pengembang untuk menguji kinerja perangkat dalam kondisi yang berbeda.

Dengan jumlah peserta yang meningkat dibandingkan edisi sebelumnya, ajang di Beijing juga memperlihatkan semakin luasnya keterlibatan tim dan robot humanoid dalam kompetisi internasional.

Hasil 9,39 detik pada nomor lari 100 meter menjadi salah satu catatan utama dalam pembukaan kompetisi tersebut. Waktu itu menempatkan robot humanoid sebagai perhatian utama dalam ajang yang mempertemukan teknologi robotik dan olahraga. (Xinhua)

Penulis: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS