Bank Sultra Perkuat Ekonomi Sultra, Pembiayaan UMKM dan KUR Capai Rp 1,39 Triliun

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 26 Agustus 2026
0 dilihat
Bank Sultra Perkuat Ekonomi Sultra, Pembiayaan UMKM dan KUR Capai Rp 1,39 Triliun
Bank Sultra mencatat pembiayaan UMKM dan KUR Rp 1,39 triliun hingga Juli 2026, memperkuat sektor produktif Sultra. Foto: Ist.

" Bank Sultra memperkuat pembiayaan sektor produktif di Sulawesi Tenggara, dengan outstanding UMKM dan KUR mencapai Rp 1,39 triliun hingga 31 Juli 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Bank Sultra memperkuat pembiayaan sektor produktif di Sulawesi Tenggara, dengan outstanding UMKM dan KUR mencapai Rp 1,39 triliun hingga 31 Juli 2026.

Berdasarkan data kinerja per 31 Juli 2026, outstanding kredit UMKM Bank Sultra tercatat sebesar Rp 1.039.238.169.475. Sementara itu, outstanding Kredit Usaha Rakyat atau KUR mencapai Rp 352.543.439.206.

Jika digabungkan, total outstanding kredit UMKM dan KUR Bank Sultra mencapai Rp 1.391.781.608.681 atau sekitar Rp 1,39 triliun. Pembiayaan tersebut menjadi bagian dari strategi bank dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha di daerah.

Pembiayaan tidak hanya diarahkan kepada pelaku UMKM, tetapi juga menyasar sektor pertanian yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pembiayaan Alat dan Mesin Pertanian atau Alsintan.

Baca Juga: QRIS Bank Sultra Makin Diminati, Transaksi Digital Melonjak 289 Persen dalam Setahun

Melalui kerja sama dengan mitra penyedia Alsintan, Bank Sultra mencatat outstanding pembiayaan sebesar Rp 24.801.805.996 dengan 51 debitur per 31 Juli 2026. Pembiayaan tersebut telah direalisasikan untuk mendukung modernisasi alat pertanian di delapan kabupaten atau wilayah di Sulawesi Tenggara.

Dukungan pembiayaan Alsintan menjadi bagian dari upaya Bank Sultra memperluas pembiayaan sektor produktif. Akses terhadap alat pertanian melalui pembiayaan perbankan ditujukan untuk menunjang kegiatan usaha para debitur di sektor tersebut.

Di sektor UMKM, Bank Sultra juga menjalankan pendampingan dan pembinaan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta instansi pembina. Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas manajerial, literasi keuangan, dan daya saing produk.

Dengan pendampingan tersebut, dukungan Bank Sultra terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui pemberian pembiayaan. Pelaku usaha juga mendapatkan penguatan kapasitas agar dapat mengelola kegiatan usaha dan pembiayaan secara lebih baik.

Untuk memperkuat penyaluran kredit, Bank Sultra melakukan transformasi internal pada struktur organisasi perkreditan. Fungsi perkreditan yang sebelumnya berada dalam satu divisi kini diperkuat menjadi tiga divisi.

Ketiga divisi tersebut yakni Divisi Kredit Konsumtif dan Mikro; Divisi Kredit Menengah, Komersial, Korporasi & Hubungan Kelembagaan; serta Divisi Operasional Kredit.

Penguatan struktur tersebut dilakukan untuk membuat pengelolaan kredit lebih fokus dan terukur. Pembagian fungsi itu juga diarahkan untuk mendukung akselerasi penyaluran pembiayaan kepada berbagai sektor perekonomian di Sulawesi Tenggara.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan capaian pembiayaan UMKM, KUR, dan Alsintan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pencapaian penyaluran kredit UMKM dan KUR yang signifikan ini, serta dukungan nyata kami pada sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan ke pelosok daerah, adalah bukti konkret dari komitmen Bank Sultra,” kata Andri dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).

Menurut Andri, Bank Sultra tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga perbankan. Bank milik daerah tersebut juga ingin mengambil peran dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, RSUD Bahteramas Terima Mobil Jenazah Gratis dari Bank Sultra

“Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal potensi ekonomi di Sultra, mulai dari pelaku UMKM hingga para petani, memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing bersama Bank Sultra,” ujarnya.

Hingga 31 Juli 2026, total outstanding pembiayaan UMKM dan KUR Bank Sultra mencapai sekitar Rp 1,39 triliun. Sementara itu, pembiayaan Alsintan tercatat Rp 24,8 miliar dengan 51 debitur.

Capaian tersebut mencakup pembiayaan bagi pelaku UMKM dan KUR serta dukungan terhadap sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan. Bank Sultra juga memperkuat pembinaan UMKM dan struktur organisasi perkreditan untuk mendukung pengelolaan pembiayaan.

Penyaluran pembiayaan tersebut menjadi bagian dari aktivitas Bank Sultra dalam mendukung sektor produktif di Sulawesi Tenggara. Dengan pembiayaan, pendampingan, dan penguatan struktur kredit, Bank Sultra melanjutkan dukungannya terhadap UMKM dan sektor pertanian di daerah. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga