Cerita Wanita Punya Suami Lima, Digilir di Satu Ranjang yang Sama Tiap Malam
Reporter
Minggu, 15 Maret 2026 / 5:24 pm
Perempuan di India, Rajo Verma, menjalani kehidupan rumah tangga bersama lima suami kandung bersaudara dalam satu rumah. Foto: Repro Cover Asia Pres
MUMBAY, TELISIK.ID - Seorang perempuan di India menjalani rumah tangga bersama lima suami kandung bersaudara.NFenomena poliandri atau perempuan yang memiliki lebih dari satu suami masih ditemukan di sejumlah wilayah di dunia.
Praktik ini sering dianggap tidak lazim dalam norma sosial modern. Namun pada beberapa komunitas tradisional, poliandri justru menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Melansir Bongkah.id, Minggu (15/3/2026), salah satu kisah yang pernah menarik perhatian publik datang dari seorang perempuan bernama Rajo Verma.
Ia tinggal di desa terpencil yang berada di dekat kota Dehradun, negara bagian Uttarakhand, India. Perempuan berusia 28 tahun tersebut diketahui hidup bersama lima suami sekaligus dan memiliki seorang anak.
Praktik yang dijalani Rajo Verma dikenal sebagai poliandri fraternal. Dalam sistem ini, satu perempuan menikah dengan beberapa laki-laki yang masih memiliki hubungan saudara kandung. Tradisi tersebut masih ditemukan di beberapa komunitas di India, terutama pada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
Baca Juga: PT Masempo Dalle Terseret Kasus Tambang Konawe Utara, Perusahaan Bantah Status Tersangka
Di wilayah India Selatan, salah satu komunitas yang masih mengenal praktik poliandri adalah suku Toda. Dalam tradisi tersebut, beberapa saudara laki-laki dapat menikahi satu perempuan yang sama. Kendati demikian, struktur keluarga tetap dipimpin oleh laki-laki sebagai kepala keluarga.
Tradisi poliandri fraternal kerap dikaitkan dengan kisah klasik dalam epos Mahabharata. Dalam cerita tersebut, tokoh perempuan bernama Draupadi menikah dengan lima laki-laki bersaudara yang dikenal sebagai Pandawa. Kisah tersebut sering dijadikan rujukan budaya dalam pembahasan tradisi poliandri di India.
Dalam kehidupan nyata, Rajo Verma menikah dengan lima saudara kandung pada tahun 2009. Mereka adalah Guddu serta empat adiknya, yakni Baiju, Sant Ram, Gopal, dan Dinesh. Kelima laki-laki tersebut tinggal bersama Rajo dalam satu rumah sederhana dan menjalani kehidupan keluarga secara bersama.
Pada awal pernikahan, Rajo mengaku sempat merasa canggung dengan sistem rumah tangga yang dijalaninya. Namun seiring berjalannya waktu, ia mulai terbiasa menjalani kehidupan bersama lima suaminya.
"Berhubungan intim setiap malam dalam satu tempat tidur sudah biasa," ujar Rajo dikutip dari The Sun.
Dalam praktik kehidupan sehari-hari, hubungan suami istri dilakukan secara bergiliran. Para suami berbagi peran dalam kehidupan rumah tangga serta tetap tinggal dalam satu rumah yang sama bersama Rajo dan anak mereka.
Tradisi poliandri juga dikenal dalam keluarga Rajo sendiri. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa ayah kandungnya karena ibunya juga memiliki lebih dari satu suami pada masa lalu. Hal tersebut mencerminkan bahwa praktik tersebut telah berlangsung lama di komunitas tempat ia berasal.
Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian masyarakat di komunitas tersebut mulai mengenal penggunaan tes DNA. Langkah ini dilakukan untuk membantu menentukan ayah biologis seorang anak sekaligus menghindari potensi konflik mengenai hak warisan di masa depan.
Salah satu alasan tradisi poliandri tetap dipertahankan berkaitan dengan kepemilikan tanah keluarga. Dengan menikahi satu perempuan yang sama, para saudara laki-laki dapat menjaga agar tanah keluarga tidak terbagi kepada pihak lain di luar keluarga.
Selain di India, praktik poliandri juga tercatat pernah ditemukan di beberapa wilayah lain di dunia. Tradisi tersebut dilaporkan masih ada di beberapa daerah terpencil di sekitar Pegunungan Himalaya, termasuk wilayah Tibet.
Baca Juga: SMK Negeri 2 Kendari Gembleng Siswa di Pesantren Kilat Ramadan dan Berbagi Bantuan Sosial
Beberapa komunitas di China dan Afrika juga pernah tercatat memiliki praktik perkawinan yang berbeda dari sistem monogami yang umum dikenal di banyak negara. Variasi sistem perkawinan tersebut dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat.
Setelah lebih dari satu dekade menjalani kehidupan rumah tangga dengan lima suami, Rajo menyebut dirinya tidak merasa terganggu dengan kondisi tersebut. Ia bahkan menyatakan mendapatkan perhatian yang besar dari para suaminya.
"Saya mendapatkan lebih banyak perhatian, dan cinta daripada kebanyakan wanita lain di dunia," kata Rajo.
Salah satu suaminya, Guddu, juga menyampaikan bahwa hubungan mereka berjalan tanpa rasa cemburu di antara saudara. Ia menyebut kehidupan keluarga mereka tetap berlangsung harmonis meskipun harus berbagi pasangan yang sama.
"Kami semua berhubungan intim dengannya, tetapi saya tidak merasa cemburu karena kami adalah keluarga bahagia," katanya. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS