Dugaan Pungli Tiket Mudik Gratis di Pelabuhan Nusantara Kendari

Gusti Kahar

Reporter

Rabu, 11 Maret 2026  /  4:42 am

Progam tiket mudik gratis program Kemenhub diduga disalahkan gunakan atau ada dugaan pungli sebesar Rp 12 ribu. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Dugaan pungutan liar (pungli) muncul dalam program tiket mudik gratis Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Program mudik gratis yang menyediakan 6.770 tiket kapal cepat untuk rute Kendari-Raha dan Kendari-Baubau dikeluhkan oleh calon penumpang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun telisik.id, setiap calon penumpang dipungut biaya Rp 12.000 per tiket dengan dalih “uang masuk pelabuhan”. Dengan kuota tiket 6.770, dugaan pungutan liar ini diperkirakan menghasilkan total Rp 81.240.000.

Aksi pungli ini terjadi tepat di area loket tiket Pelabuhan Nusantara Kendari yang berada di bawah pengelolaan PT Pelindo.

Mereka tetap diminta membayar sejumlah uang saat mengantre di loket tiket Pelabuhan Nusantara Kendari.

Baca Juga: Perempuan ODGJ Meninggal di Tugu Eks MTQ Kendari dan Keluarga Tolak Otopsi

Seorang calon penumpang berinisial A mengaku, dirinya dimintai uang Pass Pelabuhan sebesar Rp 12 ribu saat mengurus keberangkatannya pada 6 Maret 2026.

"Iye saya dimintai uang masuk Rp 12 ribu," katanya saat ditanya telisik.id, Rabu (11/3/2026).

Penumpang lain yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, dirinya sempat menanyakan peruntukan uang Rp 12 ribu itu. Karena sepengetahuannya Kemenhub telah menanggung seluruh biaya tiket mudik gratis tersebut.

"Katanya mereka uangnya masuk di PT Pelindo," ungkapnya.

Sementara itu, diketahui masyarakat telah melaporkan dugaan tersebut ke Polresta Kendari sebagai bentuk keberatan mereka atas praktik yang dinilai dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga: Info Transportasi: Jadwal KM Sinabung Maret 2026

Saat dihubungi, Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau mengatakan, dugaan kasus ini sedang dalam identifikasi pihak kepolisian dan sementara berkordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Kemarin ada aduan dari beberapa masyarakat, peserta mudik gratis melaporkan ada pungutan. Sekarang kami masih identifikasi, tadi sudah koordinasi ke KSOP dan interogasi beberapa masyarakat yang melapor ke kita," ujar Weliwanto kepada telisik.id.

Hingga berita ini diterbitkan, telisik.id masih terus berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. (A)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS