SDN 97 Kendari Kekurangan 6 Ruang Kelas masih Terapkan Belajar Pagi dan Siang

Jhon La Randi, telisik indonesia
Senin, 27 Juli 2026
0 dilihat
SDN 97 Kendari Kekurangan 6 Ruang Kelas masih Terapkan Belajar Pagi dan Siang
Kepala SDN 97 Kendari, Nur Aidah, S.Pd., M.Pd, saat diwawancarai telisik.id di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026). Foto: Jhon La Randi/Telisik

" Meski kekurangan 6 ruang kelas belajar, SDN 97 Kendari terus berusaha memaksimalkan proses pembelajaran dua shift, yaitu masuk pagi dan siang. Dari 12 rombongan belajar (rombel) yang ada, sekolah ini hanya memiliki 6 ruang kelas belajar "

KENDARI, TELISIK.ID – Meski kekurangan 6 ruang kelas belajar, SDN 97 Kendari terus berusaha memaksimalkan proses pembelajaran dua shift, yaitu masuk pagi dan siang. Dari 12 rombongan belajar (rombel) yang ada, sekolah ini hanya memiliki 6 ruang kelas belajar.

Kepalah SDN 97 Kendari, Nur Aidah, S.Pd.,M.Pd, mengatakan kondisi ini membuat pihak sekolah harus menerapkan sistem pembelajaran pagi dan siang agar seluruh siswa tetap mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Kendati begitu, SDN 97 Kendari menerima kabar baik setelah pemerintah menyetujui pengajuan proposal rehabilitas empat ruang belajar yang rencananya akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.

“Sudah ada persetujuan untuk rehab empat ruang kelas belajar. Kami berharapa agar pengerjaannya bisa segera dimulai, mengingat dalam proses pengerjaan tersebut siswa-siswa kami harus dipindahkan ke tempat lain untuk sementara waktu,” kata Nur Aidah, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Maharani Mart 3 Kendari Buka Lowongan Kerja Pramuniaga, Simak Persyaratannya

Saat ini jumlah siswa di SDN 97 Kendari tercatat 240 orang. Namun, menurut Nur Aidah, jumlah tersebut belum final karena masih ada siswa yang pindah keluar atau pun pindah masuk.

Untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini baru menerima 35 siswa. Jumlah ini masih terbilang sedikit dan belum memenuhi kebutuhan dua rombel kelas satu yang ditargetkan sebanyak 56 siswa untuk dapat dibagi menjadi dua rombel. Pendaftaran masih terus dibuka hingga memenuhi kuota.

Selain ruang kelas yang terbatas, sekolah ini juga masih kekurangan satu tenaga pengajar, dalam hal ini guru mata pelajaran agama.

Nur Aidah juga mengungkapkan bahwa saat ini SDN 97 Kendari memiliki 15 guru, sedangkan kebutuhan idealnya adalah 16 guru.

Baca Juga: Aturan Baru BKN Bikin ASN Bisa Ditempatkan Dekat Domisili, Berikut Syaratnya

“Kami masih membutuhkan satu guru agama lagi untuk memaksimalkan proses belajar mengajar di sekolah”. ujarnya.

Meski memiliki berbagai keterbatasan, SDN 97 Kendari tetap menorehkan berbagai prestasi akademik maupun nonakademik.

Sejumlah prestasi yang diraih di antaranya dari lomba tarian tradisional hingga juara II Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Nur Aidah berharap rehabilitas ruang kelas belajar yang telah disetujui bisa segera dilaksanakan. Selain itu, kebutuhan guru agama dapat segera terpenuhi agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih maksimal dan siswa bisa belajar dengan lebih nyaman. (C)

Penulis: Jhon La Randi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga