Perusahaan Menteri Pertanian PT Tiran Nusantara Group Teken MoU dengan RS Bhayangkara Kendari
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Rabu, 21 Januari 2026
0 dilihat
Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Tiran Nusantara Group dengan RS Bhayangkara Tingkat III Kendari Biddokes Polda Sultra, Rabu (21/1/2026). foto: Gede Suyana Sriski/Telisik
" PT Tiran Nusantara Group menjalin kerjasama dengan RS Bhayangkara Tingkat III Kendari Biddokes Polda Sultra, Rabu (21/1/2026), guna memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat demi terwujudnya SDM yang sehat "

KENDARI, TELISIK.ID - PT Tiran Nusantara Group menjalin kerjasama dengan RS Bhayangkara Tingkat III Kendari Biddokes Polda Sultra, Rabu (21/1/2026), guna memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat demi terwujudnya SDM yang sehat.
Kerjasama dituangkan di dalam nota kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU), yang diteken di Aula Lantai 3 RS Bhayangkara, Kota Kendari.
Kerjasama ini meliputi penyediaan alat medis dan pelayanan penunjang medis bagi karyawan PT Tiran Nusantara Group.
PT Tiran Nusantara Group merupakan perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.
Kabiddokes Polda Sultra, Ignatius Hendra A, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PT Tiran Nusantara Group kepada RS Bhayangkara Kendari.
Baca Juga: Dua Pemuda Terekam CCTV Curi Tangga di Indekost Pondok Kelapa Baruga Kendari
Ia mengatakan, RS Bhayangkara Kendari akan melaksanakan tiga pendekatan utama pelayanan kesehatan, yakni promotif, preventif, dan kuratif.
"Promotif berupa penyuluhan kesehatan, bagaimana menjaga dan mencegah penyakit. Preventif melalui medical check-up secara berkala, bisa enam bulan atau satu tahun sekali untuk mengetahui gambaran kondisi kesehatan personel. Terakhir kuratif, jika ditemukan penyakit akan ditindaklanjuti dengan pengobatan di rumah sakit," jelas Ignatius.
Ia juga menegaskan kesiapan RS Bhayangkara Kendari yang berada di bawah Biddokkes Polda Sultra, termasuk dukungan jejaring urusan kesehatan (urkes) di setiap polres kabupaten/kota.
"Kami memiliki urkes di masing-masing polres dengan tenaga kesehatan yang siap menangani kondisi darurat. Jika diperlukan tindakan lanjutan atau rawat inap, pasien akan dirujuk ke RS Bhayangkara Kendari,” ujar Ignatius.
Direktur Utama PT Tiran Nusantara Group, Rahman Arif, mengatakan bahwa kesehatan karyawan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan perusahaan.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga menekankan aspek pencegahan melalui pemeriksaan kesehatan rutin.
"Kesehatan merupakan kunci agar perusahaan tetap produktif. Selain pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan kedaruratan, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam kerja sama ini sebagai langkah pencegahan," beber Rahman.
Karyawan yang sehat, menurut Rahman, tidak hanya berdampak pada kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga masing-masing pekerja.
Baca Juga: CCTV Rekam Aksi Pencurian Handphone di Kios Kota Lama Kendari
Asisten Direktur Bidang SDM dan Aset PT Tiran Nusantara Group, Asma Aburaera, menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan SDM perusahaan yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Ia menilai bahwa pekerja bukan sekadar tenaga kerja, melainkan juga sebagai aset yang bernilai.
"Kami menilai juga RS Bhayangkara Kendari memiliki fasilitas lengkap dan reputasi pelayanan yang baik, sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi karyawan PT Tiran Nusantara Group," ujar Asma Aburaera.
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran manajemen PT Tiran Nusantara Group, di antaranya Direktur PT. Tiran Indonesia, Andi Jamaluddin Arsyad; Kepala Satuan Pengawas Internal PT. TNG, Anwar Hasan; Dokter PT. Tiran Indonesia, Andi Muhammad Machrum; dan Humas TNG, La Pili.
Selain itu, perwakilan manajemen dan tenaga medis dari RS Bhayangkara Tingkat III Kendari turut hadir dalam kegiatan tersebut. (A)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS