Hanura Sultra Optimis Jadi Lumbung Suara, Bidik DPR RI dan Satu Kursi per Dapil
Reporter
Kamis, 05 Februari 2026 / 6:43 pm
DPD Hanura Sultra saat melakukan musyawarah cabang (Muscab) IV serentak, Kamis (5/2/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Tenggara menargetkan perolehan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu mendatang, baik untuk DPRD kabupaten/kota maupun DPRD Provinsi Sultra.
Ketua DPD Hanura Sultra, Fajar Ishak, mengatakan Hanura selama ini merupakan partai yang tetap eksis di Sultra karena tidak bergantung pada kekuatan elite nasional, melainkan bertumpu pada tokoh-tokoh lokal yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“Sejak berdiri sampai sekarang, simpatisan Hanura di Sulawesi Tenggara tetap setia. Dari beberapa kali pemilu, Hanura selalu mendapatkan suara yang lumayan. Ini karena Hanura dibesarkan oleh tokoh-tokoh daerah yang memang digandrungi masyarakat,” kata Fajar saat diwawancarai di kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) di Plaza Inn, Kamis (5/2/2026).
Ia optimistis kekuatan Hanura akan semakin besar ke depan, seiring bergabungnya sejumlah tokoh besar dan tokoh muda, baik yang sudah bergabung maupun yang akan menyusul setelah tahapan konsultasi pemilu.
Baca Juga: PDI Perjuangan Tanam 200 Tabebuya dari Target 1.000 Pohon untuk Sejukkan Kendari
“Kami yakin Hanura akan menjadi lumbung suara. Target kami jelas, satu kursi satu dapil,” tegasnya.
Fajar menjelaskan, hasil Musyawarah Cabang (Muscab) akan melahirkan ketua-ketua DPC yang benar-benar siap tempur, memiliki target jelas, dan mampu menerjemahkan garis perjuangan partai, yakni “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera.”
“Tidak mungkin Indonesia sejahtera kalau daerahnya tidak sejahtera. Tidak mungkin Indonesia makmur kalau daerah tidak makmur,” ujarnya.
Pasca-Muscab, Hanura Sultra akan langsung melakukan konsolidasi internal. Para ketua DPC terpilih akan membentuk kepengurusan hingga tingkat PAC dan ranting, dengan komposisi minimal 30 persen keterwakilan perempuan sesuai amanat undang-undang.
DPD Hanura Sultra juga menargetkan seluruh struktur kepengurusan, mulai dari DPC, PAC hingga ranting, serta pemenuhan keanggotaan minimal 1 per seribu dari jumlah penduduk Sultra tahun 2026. Dengan demikian, pada 2027 Hanura siap menghadapi verifikasi administrasi dan faktual.
Sementara itu, Wakil Ketua OKK DPD Hanura Sultra, Dahris Djudawie, menjelaskan pelaksanaan Muscab secara serentak merupakan langkah percepatan konsolidasi organisasi.
“Muscab ini menjadi starting point untuk menghadapi Pemilu 2029 dan seterusnya. Ini momentum untuk mempercepat pembentukan struktur sampai ke tingkat PAC dan ranting, sekaligus mempersiapkan seluruh sumber daya partai,” jelas Dahris.
Baca Juga: Hanura Sultra Uji Kelayakan Calon Ketua DPC, Target Penguatan Struktur Hadapi Pemilu 2029
Dukungan penuh juga datang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura. Menurut perwakilan DPP, seluruh agenda dan program DPD Hanura Sultra mendapat support utuh, baik secara moral maupun material, guna memastikan target partai tercapai.
Korwil 9 DPP Partai Hanura, Brigjen (Purn) Adeni Muhan, mengajak seluruh kader Hanura di Sulawesi Tenggara untuk mulai menyiapkan diri sejak dini menghadapi Pemilu 2029.
“Kami mengajak seluruh kader untuk menyiapkan mental dan fisik, memperkuat struktur, dan bekerja lebih dekat dengan rakyat. Hanura harus menjadi partai yang benar-benar siap bertarung dan menjadi lumbung suara,” ujarnya.
Ia menegaskan, soliditas organisasi dan kesiapan kader di lapangan menjadi kunci utama bagi Hanura untuk meraih kemenangan dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. (A)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS