HLH 2026, PT Vale Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Aksi Tanam Pohon di Kolaka
Reporter
Kamis, 25 Juni 2026 / 4:23 pm
PT Vale bersama stakeholder menanam puluhan pohon di Pomalaa untuk memperkuat kepedulian lingkungan. Foto: Ist.
KOLAKA, TELISIK.ID - Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi pelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka.
PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar aksi penanaman puluhan pohon bersama berbagai pemangku kepentingan di lingkungan SMKN 9 Kolaka, Kecamatan Pomalaa, Senin, 25 Mei 2026.
Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai wilayah.
Aksi penghijauan ini melibatkan manajemen IGP Pomalaa, Pemerintah Kecamatan Pomalaa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Pemerintah Desa Pesouha, mitra kerja dan kontraktor PT Vale, serta para guru dan siswa SMKN 9 Kolaka.
Manager Environment & Operational Permit Pomalaa, Firman Gunawan, ST, mengatakan kegiatan penanaman pohon di luar area operasional perusahaan merupakan bentuk kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: PT Vale Bekali Pemuda Luwu Timur Sertifikasi Resmi Operator Alat Berat
"PT Vale sebagai perusahaan tambang tidak hanya fokus pada kewajiban melakukan revegetasi atau penanaman kembali di areal internal tambang. Lewat momentum HLH 2026 ini, kami ingin berkontribusi lebih luas dengan menanam pohon di areal luar tambang, khususnya di lingkungan masyarakat. Tujuannya agar kita bisa bersama-sama mengkampanyekan pelestarian lingkungan dan menjaga kondisi iklim di sekitar areal tempat kita bekerja," jelasnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).
Menurut Firman, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, keterlibatan pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam sejak dini. Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan pohon dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan asri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Marsukat Triadi, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan PT Vale bersama seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai upaya penghijauan perlu terus dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam memulihkan lahan terbuka akibat berbagai aktivitas ekonomi.
Marsukat mengungkapkan pengalaman saat melakukan kunjungan ke wilayah operasional PT Vale di Luwu Timur. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat kondisi lingkungan di sekitar area operasional tetap terjaga, termasuk kawasan persawahan masyarakat dan danau yang berada di sekitar wilayah tambang.
Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya tantangan yang masih dihadapi wilayah Kolaka, terutama terkait banjir musiman yang kerap berdampak pada kawasan persawahan di bagian selatan daerah tersebut.
"Ini menjadi PR bersama bagi pemerintah maupun perusahaan untuk terus mengantisipasi dampak cuaca agar operasional usaha tetap berjalan, namun iklim dan lingkungan kita tetap hijau," ujarnya.
Baca Juga: Program Emberisasi dan Maggot BSF PT Vale Tampil di Forum Lingkungan Internasional
Selain mendorong gerakan penanaman pohon, Marsukat juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga. Menurutnya, pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya agar volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan dapat dikurangi.
Ia menjelaskan bahwa sampah organik yang mudah terurai dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak maupun pupuk. Sementara itu, sampah plastik perlu dipisahkan dan dikumpulkan untuk selanjutnya disalurkan ke fasilitas pengelolaan sampah berbasis TPS 3R agar dapat didaur ulang.
"Sampah plastik menyumbang porsi terlalu besar dan sangat repot didaur ulang. Melalui penanaman pohon hari ini, mari kita kuatkan tekad bersama untuk menjaga iklim agar wilayah operasional dan tempat tinggal kita tetap sejuk," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap pesan pelestarian lingkungan dapat semakin mengakar di tengah masyarakat. Keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia sekolah.
Penanaman puluhan pohon yang dipusatkan di SMKN 9 Kolaka menjadi simbol sinergi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Upaya tersebut sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS