SMK Negeri 7 Kendari Perkuat Kompetensi Calon Pelaut di Diklat BST Perdana

Meliana Tasya, telisik indonesia
Senin, 10 Agustus 2026
0 dilihat
SMK Negeri 7 Kendari  Perkuat Kompetensi Calon Pelaut di Diklat BST Perdana
Kepala SMKN 7 Kendari, La Resi (kanan), menyerahkan plakat kepada perwakilan BP2TL Jakarta, Senin (10/8/2026). Foto: Meliana Tasya/Telisik

" Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Kendari menggelar pendisikan dan latihan (Diklat) Basic Safety Training (BST) perdana bagi calon pelaut, bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat pendidikan kemaritiman di Sulawesi Tenggara "

KENDARI, TELISIK.ID – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Kendari menggelar pendisikan dan latihan (Diklat) Basic Safety Training (BST) perdana bagi calon pelaut, bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat pendidikan kemaritiman di Sulawesi Tenggara.

Kepala SMK Negeri 7 Kendari, La Resi, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan BST menjadi realisasi dari kerja sama yang telah dibangun bersama BP2TL Jakarta.

“Alhamdulillah hari ini kami memulai Diklat BST untuk yang pertama kalinya. Ini buah dari kerja sama kami beberapa waktu lalu di pendidikan dan pelatihan Transportasi Laut Jakarta,” kata La Resi.

Menurutnya, pelaksanaan BST sebagai langkah awal bagi SMK Negeri 7 Kendari untuk menjadi tempat pendidikan dan pelatihan keterampilan pelaut di Sulawesi Tenggara.

Dengan adanya pelatihan tersebut, warga Sulawesi Tenggara yang ingin mengikuti diklat keterampilan pelaut nantinya tidak perlu lagi keluar daerah.

Baca Juga: Rugikan 64 Orang Jemaah Umrah Kendari, Direktur PT Travelina Indonesia Terancam 6 Tahun Penjara

La Resi mengatakan, saat ini pihak sekolah masih dalam proses memperoleh approval untuk dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan pelaut secara mandiri.

“Kami belum bisa melakukan pelatihan pendidikan pelaut sendiri karena kami belum approval. Tetapi itu dalam proses sehingga ke depannya kami berharap bisa melakukan sendiri walaupun mungkin tetap mendapatkan bimbingan dari BP2TL,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti Diklat BST akan mendapatkan sertifikat Basic Safety Training yang menjadi salah satu bekal dasar bagi seseorang untuk bekerja sebagai pelaut.

Peserta diklat berasal dari tiga kompetensi keahlian, yakni Nautika Kapal Niaga, Nautika Kapal Penangkap Ikan, dan Teknika Kapal Niaga.

Dalam pelatihan ini peserta diberi pembekalan mengenai keselamatan diri serta penanganan kondisi darurat saat berada di atas kapal.

Sementara itu, Capt. Sumarni, S.E., M.M.Tr., M.Mar., selaku perwakilan BP2TL Jakarta, mengatakan BST merupakan pelatihan dasar yang harus dikuasai peserta sebelum menjalankan tugas sebagai pelaut.

Ia meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius dan menyerap materi yang diberikan sebagai bekal ketika nantinya bekerja di laut.

Baca Juga: Semarak HUT RI di SKO Bahteramas Sultra: Wadah Pemanduan Bakat Atlet di Luar Cabor Utama

“SMK Negeri 7 ini menjadi wadah sebagai dasar seorang pelaut. Jadi harus semangat mengikuti pelatihan ini,” pesan Capt. Sumarni.

Diklat BST dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 10 hingga 19 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SMK Negeri 7 Kendari meningkatkan kompetensi peserta didik di bidang kemaritiman.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Suhaeny, S.E., M.Pd., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, turut mengapresiasi kerja sama tersebut.

Suhaeny mengatakan, kerja sama dengan BP2TL Jakarta dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat pendidikan kemaritiman di Sulawesi Tenggara.

Ia berharap kerja sama serupa dapat semakin diperluas sehingga peserta didik memiliki lebih banyak akses terhadap pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi kemaritiman. (A-Adv)

Penulis: Meliana Tasya

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga