Investasi Penanaman Jati Nuklir di Muna 50 Juta Dolar AS
Reporter Muna
Rabu, 03 Maret 2021 / 5:20 pm
Tanaman jati. Foto: Ist.
MUNA, TELISIK.ID - PT Seleraya Agri mulai menanamkan investasinya di Kabupaten Muna. Perusahaan yang dipimpin Yuzrifki itu akan berinvetasi penanaman jati nuklir di Bumi Sowite pada hutan tanaman industri (HTI).
Sesuai rencana, penanaman perdana akan dilakukan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Sitti Nurbaya pada 8 Maret mendatang, bertempat di Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna.
Direktur PT Seleraya Agri, Yuzrifki menerangkan, HTI yang akan digarap seluas kurang lebih 5.000 hektar dengan nilai investasi sekira 50 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Namun, untuk penanamanya dilakukan secara bertahap. Misalnya, tahun ini sekitar 700 hektar. Kemudian, menyusul tahap berikutnya.
"Insyallah di periode kedua pak Bupati, LM Rusman Emba target 5.000 hektar dapat terealisasi," kata Yuzrifki.
Baca juga: RDP di DPRD Sumut Berlangsung Tertutup, Wartawan Dilarang Meliput
Dalam penanaman jati nantinya, akan melibatkan masyarakat. Masyarakat dapat pula menggunakan lahan di antara tanaman jati, yang jaraknya satu meter untuk menanam tanaman jangka pendek.
"Jati nuklir bisa diolah ketika berusia delapan tahun. Nah, di masa penamanan, masyarakat bisa mengunakan lahan di sela-sela jati untuk menanam jagung ataupun kacang ijo," ungkapnya.
Model kerja samanya nanti adalah bagi hasil antara perusahaan dan Pemkab. Masyarakat pun juga akan kebagian.
Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba menyambut positif penanaman jati nuklir. Hal tersebut sebagai langkah untuk mengembalikan kejayaan jati Muna.
"Saya harap program itu didukung semua elemen masyarakat untuk mengembalikan kejayaan jati," pintanya. (B)
Reporter: Sunaryo
Editor: Fitrah Nugraha