Produksi Jagung Kuning Muna Melimpah, Bupati Bachrun Labuta Siap Bantu Pemasaran
Sunaryo, telisik indonesia
Rabu, 04 Maret 2026
0 dilihat
Bupati Muna, Bachrun Labuta, saat memanen jagung kuning di kawasan transmigrasi UPT Raimuna, Rabu (4/3/2026). Foto: Sunaryo/Telisik
" Produksi jagung kuning di Kabupaten Muna melimpah dan petani yang tersebar di beberapa kecamatan mulai memanen jagung mereka "

MUNA, TELISIK.ID - Produksi jagung kuning di Kabupaten Muna melimpah dan petani yang tersebar di beberapa kecamatan mulai memanen jagung mereka.
Bupati Muna, Bachrun Labuta, bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Kapolsek Maligano, Ipda Suhardin, memanen jagung di lahan milik warga transmigrasi di UPT Desa Raimuna, Rabu (4/3/2026).
Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muna, Syahrir, menyebut total lahan transmigrasi yang ditanani jagung seluas 9 hektare. Satu kelompok warga transmigrasi rata-rata menanam jagung 1-3 hektare, pada musim tanam Desember 2025- Maret 2026.
Baca Juga: Kelapa Muda di Baubau Laris Manis dan Pedagang Panen Cuan Selama Ramadan
"Untuk yang dipanen saat ini, luas 3 hektare dengan hasil 4 ton setelah cabut pipil kering," kata Syahrir.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta, menegaskan bahwa menanam jagung sangat menjanjikan. Ia lantas meminta masyarakat tidak ragu untuk menanam.
Sebagai kepala daerah, Bachrun berjanji akan membantu dalam pemasaran. Ia mengatakan petani cukup menanam, merawat, dan memanen, sedangkan hasilnya sudah siap dibeli.
Baca Juga: Sosok Ukhti Mukena Pink Viral, Pencarian Tanpa Sensor Rajai Medsos
"Jangan ragu dengan pemasaran. Harga jagung per kilogramnya saat ini antara Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu," kata Bachrun.
Bersama Wakil Bupati (Wabup), La Ode Asrafil Ndoasa, Bachrun menegaskan akan memperhatikan kebutuhan para petani, termaksud sektor peternakan dan perikanan.
"Program kami Industrialisasi JATI yang merupakan kepanjangan dari jagung, ternak dan ikan yang dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan daerah," tandasnya. (B)
Penulis: Sunaryo
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS