Jebolan SMKS Pelayaran Karya Persada Napabalano Muna Siap Pakai di Dunia Kerja

Sunaryo

Reporter Muna

Jumat, 27 Maret 2026  /  9:06 pm

Taruna SMKS Pelayaran Karya Persada Napabalano mengikuti pembekalan lewat praktik layar. Foto : Ist.

MUNA, TELISIK.ID - Taruna Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Pelayaran Karya Persada Napabalano, Kabupaten Muna, kini dituntut tidak hanya unggul di bidang akademik.

Para taruna sejak menempuh pendidikan, di sekolah vokasi yang terletak di Tampo itu, telah disiapkan untuk terjun di dunia kerja. Lulusannya telah banyak diterima bekerja di industri pelayaran dan perikanan.

Kepala SMKS Pelayaran Karya Persada Napabalano, Iwan Saputra, menegaskan bahwa taruna di sekolahnya siap bekerja, berkarakter, dan mampu bersaing. Sebelum tamat, mereka telah dimagangkan di beberapa perusahaan pelayaran niaga dan perikanan.

Baca Juga: Bupati Buton Selatan Lantik 105 Pejabat Eselon II, III dan IV Atas Rekomendasi BKN

"Jebolan SMKS Pelayaran Karya Persada siap pakai," kata Iwan, Jumat (27/3/2026).

Saat ini, para taruna akan kembali mengikuti praktik kerja langsung di atas kapal. Jumlahnya 25 orang dari tiga program keahlian, yakni Nautika Kapal Niaga, Teknika Kapal Niaga, dan Nautika Kapal Perikanan.

Mereka ditempatkan di Surabaya dan Maluku pada PT Citra Baru Adinusantara (CBA), PT Pelayaran Mandala Sejahtera Abadi (MSA), PT Selara Samudera Baharu, PT Pelayaran Sahabat Kapuas, serta beberapa perusahaan pelayaran lainnya, dengan penempatan pada kapal kargo (cargo ship) dan kapal penangkapan ikan.

Sebelum melaksanakan sijil on atau proses naik kapal, para taruna lebih dulu dilakukan pembekalan Praktek Layar (PraLa) yang merupakan bagian penting dalam rangka mempersiapkan taruna sebelum melaksanakan praktik kerja langsung di atas kapal.

Dalam pembekalan, pihak sekolah tidak hanya memberikan pemahaman terkait teknis pekerjaan di atas kapal, tetapi juga memastikan kesiapan taruna secara menyeluruh.

Hal-hal yang disiapkan meliputi kelengkapan dokumen dan persyaratan administratif yang wajib dipenuhi sebelum naik kapal, seperti dokumen pelaut, identitas, serta persyaratan lain sesuai ketentuan perusahaan dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Pekerja Excavator Tewas Tertimpa Longsoran Batu di Baubau

Selain itu, pembekalan juga difokuskan pada penguatan mental, kedisiplinan, serta etika profesi. Taruna diberikan arahan mengenai kondisi kerja di atas kapal yang menuntut ketahanan fisik, kesiapan mental, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan kerja yang dinamis dan penuh tantangan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada taruna mengenai dunia kerja di sektor pelayaran, sekaligus membekali mereka dengan kesiapan yang matang agar mampu menjalankan tugas secara profesional," terang Iwan.

PraLa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta pengalaman kerja nyata bagi taruna. (C)

Penulis: Sunaryo

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS