300 Ribu Liter Minyak Kita Segera Masuk Sultra, Kendari Dapat Alokasi Terbesar
Gusti Kahar, telisik indonesia
Selasa, 09 Juni 2026
0 dilihat
300 ribu liter minyak goreng bersubsidi atau Minyak Kita akan disalurkan ke Sultra. Foto: Repro mistar.id
" Tercatat 300 ribu liter Minyak Kita dijadwalkan akan disalurkan ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada bulan Juli 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Tercatat 300 ribu liter Minyak Kita dijadwalkan akan disalurkan ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada bulan Juli 2026.
Pasokan minyak goreng bersubsidi tersebut saat ini masih dalam proses pengiriman menuju Sultra dan akan didistribusikan melalui jaringan pasar serta kios pangan yang bekerja sama dengan Perum Bulog.
Manajer Pemasaran Perum Bulog Kanwil Sultra, Aang Fahri Hajad, mengatakan kuota Minyak Kita yang diterima Bulog Sultra merupakan bagian dari alokasi nasional yang diberikan kepada Bulog.
"Untuk saat ini stok masih dalam perjalanan. Ada sekitar 14 kontainer atau kurang lebih 300 ribu liter yang akan masuk ke Sulawesi Tenggara," kata Aang kepada telisik.id saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: BPR Bahteramas Kendari Perkuat Benteng Anti-Fraud, Gandeng BPKP Sultra Evaluasi Risiko Korupsi
Aang menjelaskan, Bulog Sultra hanya mengelola sekitar 25 persen dari total kuota Minyak Kita yang dialokasikan untuk wilayah Sultra. Sementara sebagian besar distribusi minyak goreng rakyat tersebut berada di bawah pengelolaan distributor lainnya.
Menurutnya, Minyak Kita yang disalurkan Bulog dijual dengan harga Rp 14.500 per liter, atau masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.
Distribusi Minyak Kita diprioritaskan ke pasar Sistem Pengendalian dan Pengawasan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta kios pangan yang menjadi mitra Bulog.
Sementara itu, Staff Manajer Pemasaran Bulog Sultra, Try, mengungkapkan dari total rencana penyaluran pada Juli 2026, Kota Kendari memperoleh alokasi terbesar.
"Berdasarkan rencana salur, Kendari mendapatkan alokasi 170 ribu liter. Sedangkan Bombana, Kolaka, Baubau, Raha dan Unaaha masing-masing memperoleh 20 ribu liter," ungkapnya.
Data Bulog Sultra menunjukkan total penyaluran Minyak Kita yang telah dialokasikan mencapai 270 ribu liter. Dari jumlah tersebut, sekitar 63 persen di antaranya akan disalurkan ke Kota Kendari sebagai wilayah dengan kebutuhan terbesar.
Try mengatakan penyaluran dilakukan untuk menjaga ketersediaan minyak goreng rakyat di pasaran sekaligus membantu stabilisasi harga di tingkat konsumen.
Baca Juga: Pemkot Kendari Gandeng Taspen Bekali ASN Literasi Keuangan Hindari Jeratan Pinjol
Bulog juga mengingatkan seluruh mitra penyalur agar menjual Minyak Kita sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan penjualan di atas HET, Bulog akan memberikan sanksi tegas.
"Kalau ada yang menjual di atas HET dan itu merupakan mitra Bulog, kami akan melakukan teguran. Jika masih melanggar, bisa sampai pencabutan kerja sama sehingga tidak lagi bisa mengambil barang dari Bulog," tegasnya.
Ia menambahkan, kuota Minyak Kita yang diterima Bulog setiap bulan bergantung pada kebijakan alokasi nasional yang berkaitan dengan mekanisme kuota ekspor minyak goreng.
Bulan sebelumnya Bulog Sultra hanya memperoleh sekitar 35 ton atau setara 45 ribu hingga 50 ribu liter Minyak Kita. (B)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS