Kanwil Kemenag Sultra Sebut Ramadan 1442 Hijriah Berbekas di Hati Tiap Umat Islam

Andi Sulthan Mujahidin

Reporter

Kamis, 13 Mei 2021  /  10:04 pm

Suasana usai salat Ied di masjid Al Kautsar Kendari. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Momen bulan suci Ramadan telah terlewati, tapi masih sangat membekas pada pikiran dan jiwa tiap umat Islam.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra), Fesal Musaad, saat menjadi khatib pada salat Idul Fitri di masjid Agung Al-Kautsar, Kamis (13/5/2021).

"Kita berharap, semoga hari-hari ke depan selalu khusyuk dalam beribadah, semoga amalan-amalan kita ke depan senilai dengan malam lailatul qadar," ungkapnya.

Fesal melanjutkan, meski dalam situasi pandemi COVID-19, umat muslim dapat melaksanakan ibadah salat Idul Fitri sesuai dengan protokol kesehatan.

"Alhamdulillah kita dapat menunaikan salat Idul Fitri dengan khusyuk, imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan semata-mata untuk menyelamatkan jiwa manusia dan kemanusiaan," katanya.

Baca juga: Besok Kapal Malam Kendari-Raha Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Lebih lanjut, Fesal menyampaikan, kalimat takbir, tahlil dan tahmid berkumandang di seluruh penjuru Indonesia dan dunia. Memuji dan mengagungkan asma Allah.

"Asma Allah merebak di setiap sudut kehidupan, masjid, lapangan, kampung-kampung, gunung, dan di seluruh pelosok negeri umat Islam," terangnya.

Olehnya itu, ia menyampaikan dalam sejarah, kurang lebih 18 tahun Rasulullah berada di Madinah dan membentuk suatu masyarakat yang di persiapkan untuk tampil menjadi contoh tauladan bagi generasi yang akan datang.

"Masyarakat tersebut diabaikan Allah Subhanahu wata'ala dalam Al-Qur'an yang artinya, Kalian adalah umat terbaik yang ditampilkan untuk manusia, menyuruh kepada  ma`ruf  dan mencegah dari munkar dan beriman kepada Allah, (Q.S. Ali Imran: 110)," jelasnya.

"Disisi lain, Allah memerintahkan kita untuk tidak meniggalkan keturunan yang lemah baik iman, fisik, akal, ilmu, dan keterampilan," tambahnya.

Baca juga: Siska Karina Imran Salat Ied di Masjid Al-Jariyah, Mantan Wakil Wali Kota Kendari Jadi Khatib

Tak lupa, Kakanwil juga mengajak jemaah yang hadir untuk  bermuhasabah dengan terjadinya fenomena bencana alam, krisis ekonomi, dan COVID-19.

"Mungkinkah ini sebuah tadzkirah dari Allah SWT yang maha penyayang agar kita kembali menyadari atas segala kesalahan kita dan mengingat keberadaan kita yang dikepung oleh kemungkaran dan ketidakberdayaan kita," ungkapnya.

Selain itu, Fesal juga menyampaikan, khairu ummah harus terus ditonjolkan dan ditegakkan. Sepanjang hidup manusia sebagai tauladan sesama agar mencapai kelayakan hidup dan  Ridho Allah.

"Umat yang dibina oleh Rasulullah untuk mengembang tugas menyebarkan amar ma'ruf nahi mungkar demi mencapai kehidupan yang layak, terpandang, dan dirahmati oleh Allah,  jelasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Al Kautsar juga ikuti oleh Gubernur Sultra dan ratusan jamaah. (B)

Reporter: Andi Sulthan Mujahidin

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS