Kasus Zina Buah dari Pacaran

Fitrah Nugraha

Reporter

Kamis, 16 Januari 2020  /  6:21 pm

Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran, La Ode Munafar Foto: Istimewa

KENDARI, TELISIK.ID - Beredarnya Video mesum di Medsos yang diduga melibatkan siswi salah satu sekolah swasta di Kendari mendapat tanggapan dari bebagai pihak, termasuk Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran, La Ode Munafar.

Baca Juga: Golkar: Belum Ada Rekomendasi untuk Rusman di Muna

Penggagas Indonesia Tanpa Pacaran, La Ode Munafar mengatakan, video mesum yang diduga siswi Sekolah Kesehatan yang ada di Kendari yang kini menjadi perpincangan publik hanyalah salah satu contoh buah buruk dari pergaulan bebas, salah satunya seperti pacaran yang sudah dianggap biasa oleh kebanyakan masyarakat.

Pasalnya, kata dia, Survei Demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) mengungkap bahwa, sekitar dua persen remaja wanita usia 15-24 tahun dan delapan persen pria dengan rentang usia yang sama telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Bahkan 11 persen diantaranya sampai terjadi kehamilan yang tak diinginkan.

"Jadi perzinaan yang dilakukan anak muda itu terjadi kebanyakan karena berawal dari pacaran. Maka, berpacaran dan semisalnya itu sama dengan membuka pintu perzinahan. Lihatlah, saat status pacaran sudah menempel pada anak muda, mereka mulai berani jalan berduaan, boncengan, dan nonton bareng. Padahal itu sangat berbahaya," katanya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (16/1/2020).

Sebab, lanjut dia, dengan melakukan aktivitas pacaran itu hawa nafsu manusia terus bergerak liar, syetan menggoda, ditambah lagi banyak rangsangan dari media-media dan lingkungan yang terus mendorong pemuasan naluri cinta tanpa memperhatikan lagi norma-norma yang ada.

"Kejadian asusila seperti ini hanyalah salah satu contoh dari buah berpacaran. Ini sangat memprihatinkan," tutupnya.

Sebelumnya beredar video sepasang kekasih yang diduga masih beratatus pelajar salah satu sekolah swasta di Kota Kendari. Dalam video berdurasi 15 detik itu, sepasang kekasih itu sedang melakukan hubungan layaknya suami istri.

Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Sumarlin