Kekuatan RE-RT Imbang, Pengamat: Tinggal Caranya Yakinkan Pemilih

Sunaryo

Reporter Muna

Senin, 31 Agustus 2020  /  10:31 am

LM Rusman Emba bersama LM Rajiun Tumada. Foto: Ist.

MUNA, TELISIK.ID - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna berpotensi head to head antara pasangan LM Rusman Emba (RT)-Bachrun Labuta dan pasangan LM Rajium Tumada (RT)- La Pili.

Muhamad Najib Husein, Pengamat Politik Sultra menerangkan, melihat waktu pendaftaran yang semakin dekat,  besar kemungkinan, Muna menjadi daerah keempat yang akan head to head. Poros tengah, seperti pasangan Syarifuddin Udu (SU) -La Ode Abdul Hasid Pedansa atau LM Baharuddin-SU akan sulit lahir yang dikarenakan, belum adanya kesepakatan antara Hanura dan PAN. Bisa jadi kedua partai itu akan merapat ke RE maupun RT.

"Semua tergantung komunikasi dan negosiasi yang dibangun," kata Najib.

Akademisi UHO itu mengaku, RE dan RT punya peluang yang sama untuk menang. Kekuatan keduanya imbang. Nah, saat ini tinggal bagaimana caranya menyakinkan pemilih swing voter yang belum menentukan sikap.

"Tinggal caranya saja merebut simpatik masyarakat," katanya.

Baca juga: RE dan RT Bakal Mendaftar pada Hari yang Sama

Karakter pemilih di Bumi Sowite, menurut Najib masih masuk dalam kategori pemilih tradisional. Artinya, sangat patuh terhadap pemimpin mereka. Nah, bila ada orang besar di belakang kedua Bacakada itu, otomatis akan memperkuat barisan sekaligus menambah kekuatan.  

"Tergantung siapa di belakang mereka nantinya, itu sangat besar pengaruhnya," timpalnya.

Kini yang harus dilakukan RE maupun RT adalah konsolidasi pada tim-tim pemenangan. Jangan terlalu berharap dengan partai pengusung. Kenapa? Bisa jadi nantinya, mesin partai tidak bekerja dan itu sudah terbukti di beberapa Pilkada di Sultra. Kontribusi partai pengusung hanya akan berakhir di KPU.

"Di Pilkada, yang dilihat bukan lagi partai, tetapi kekuatan figur," pungkasnya.

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali