Kelas AI Digital dan Internasional Diminati, MA Ummusshabri Kendari Masih Buka Pendaftaran
Reporter
Kamis, 18 Juni 2026 / 5:54 pm
Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari, Dr. Supriyanto. Foto: Erni Yanti/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Ummusshabri Kendari membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan program unggulan baru berupa kelas AI Digital.
Program ini melengkapi kelas unggulan yang telah lebih dulu berjalan, seperti kelas internasional dan kelas tahfiz.
Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari, Dr. Supriyanto, mengatakan pembukaan kelas AI Digital merupakan langkah sekolah dalam menjawab kebutuhan kompetensi masa depan yang semakin mengarah pada penguasaan teknologi dan kemampuan bahasa asing.
“Dunia sekarang mengarah pada dua hal. Yang pertama teknologi dan literasi IT, yang kedua kemampuan bilingual atau bahasa asing. Dua hal itu menjadi kompetensi masa depan bagi anak-anak saat ini. Kalau tidak memiliki kemampuan teknologi dan bahasa, mereka bisa tertinggal oleh perkembangan zaman,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: 10 Bakal Calon Rektor UHO Resmi Ditetapkan, Berikut Nomor Urutnya
Menurutnya, Kelas AI Digital di MA Ummusshabri merupakan program yang dikembangkan melalui kerja sama dengan mitra pendidikan dari Singapura.
Melalui kolaborasi tersebut, guru-guru akan mendapatkan pelatihan khusus untuk memperkuat implementasi pembelajaran kecerdasan buatan di sekolah.
“Digital AI ini kerja sama dengan Singapura. Guru-guru juga akan mendapatkan training khusus. Bulan depan akan ada pelatihan untuk penguatan kelas Digital AI agar pembelajaran berjalan optimal,” katanya.

Ia menjelaskan, pembelajaran pada kelas AI Digital tidak hanya berisi teori, tetapi lebih banyak menekankan praktik langsung.
Siswa akan belajar sambil melakukan berbagai proyek teknologi sehingga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara nyata.
“Kalau Digital AI itu full praktik. Guru mengajar sambil praktik sehingga setelah itu anak-anak bisa mengeksplorasi kemampuan masing-masing. Karena keterampilan teknologi memang harus dipelajari secara langsung,” jelasnya.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, MA Ummusshabri membuka dua rombongan belajar dengan pilihan kelas AI Digital, kelas internasional, dan kelas tahfiz. Pendaftaran masih berlangsung hingga awal Juli 2026.
“Untuk kelas internasional, peminatnya sudah sangat tinggi bahkan sudah melebihi target. Sementara kelas AI Digital juga sudah mulai terisi dan saat ini diperkirakan sudah memenuhi satu kelas,” ungkap Supriyanto.
Baca Juga: BPR Bahteramas Kendari Konsisten Tanamkan Budaya Menabung di TK Wulele Sanggula II
Selain menghadirkan program unggulan, MA Ummusshabri juga terus mencatat berbagai prestasi akademik. Beberapa siswa berhasil diterima di sekolah dan perguruan tinggi ternama.
Di antaranya, dua siswa madrasah tsanawiyah diterima di SMA Taruna Nusantara, sementara seorang siswa MA diterima sekaligus di tiga perguruan tinggi bergengsi, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Melalui pengembangan kelas AI Digital dan kelas internasional, MA Ummusshabri berharap dapat mencetak generasi muslim yang berakhlak mulia, menguasai teknologi, memiliki kemampuan bahasa asing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia yang terus berubah.
“Aliyah Ummusshabri berupaya membuka kelas-kelas yang sesuai dengan kebutuhan zaman agar anak-anak memiliki bekal kompetensi yang kuat untuk masa depan,” harap Supriyanto. (C-Adv)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS