Mantan Ketua Bawaslu RI Ajak Anak Muda jadi Agen Berantas Politik Uang

Ahmad Badaruddin

Reporter

Rabu, 20 Desember 2023  /  8:32 pm

Ketua Bawaslu RI, Abhan saat memberikan materi pada kegiatan Pensil di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto: Ahmad Badaruddin/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Mantan Ketua Bawaslu RI, Abhan ajak anak muda jadi agen berantas politik uang yang marak jelang Pemilu 2024 nanti.

Pernyataan tersebut ia sampaikan pada kegiatan Pekan Sharing Literasi (Pensil) dengan tema pemilih pemula pemegang estafet pemilu bersih yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Daerah Sulawesi Tenggara, Rabu (20/12/2023) sore.

Dalam kesempatannya sebagai pemateri, Abhan menjelaskan, peran pemuda dalam proses pemilu yang cukup besar utamanya para pemilih pemula yang menjadi pemilih mayoritar pada pagelaran akbar Pemilu 2024 nanti.

Dia juga menjelaskan, anak muda zaman sekarang yang menjadi seorang digital native (terlahir di era digital), memiliki kesempatan untuk menjadi agen perubahan dalam memberantas politik uang yang sering terjadi dalam pagelaran pemilu.

Baca Juga: Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah Pertama di Sulawesi Tenggara, Antisipasi Travel Nakal

“Anak muda dapat menjadi agen yang mampu memberantas politik uang di lingkungannya, dengan memanfaatkan sosial media yang mereka miliki,” jelasnya saat memberikan materi.

Selain Abhan, Direktur Indonesia Budget Center (IBC), Arif Nur Alam juga hadir sebagai pemateri pada sesi diskusi tersebut. Dirinya menjelaskan, sejarah Indonesia yang penuh dengan perjuangan anak muda yang dapat mengubah suatu pemerintahan, seperti peristiwa sumpah pemuda, Rengasdengklok, hingga peristiwa Mei 1998 yang mana dipenuhi semangat anak muda.

“Dalam sejarah bangsa kita, anak muda banyak mengambil peran penting untuk kemajuan bangsa,” jelasnya sembari memberikan materi dengan semangat.

Baca Juga: Lowongan Kerja Kendari: Djavino Group Cari Karyawan untuk 2 Posisi

Sesi diskusi ini sendiri banyak dihadiri oleh anak muda dari berbagai komunitas di Kota Kendari, hingga dari Konawe Selatan. Selama sesi berlangsung terjadi berbagai diskusi yang menarik dan kritis yang dibawakan oleh para pemateri maupun para anak muda yang menjadi peserta.

Salah satu peserta yang turut hadir pada sesi tersebut ialah Sastra Dewa, Duta Bahasa Sulawesi Tenggara 2023 yang mengapresiasi kegiatan itu, sekaligus mengajukan pertanyaan terkait Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang kerap terjadi di pemerintahan.

“Bagaimana peran kami anak muda dalam mengatasi masalah KKN yang kerap terjadi di pemerintahan saat ini?” tanyanya pada pemateri.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Arif Nur Alam menjawab, salah satu caranya dengan mengatasi politik uang sejak sekarang, karena berkemungkinan akan membuat para calon yang sudah naik berusaha untuk mengganti kembali dana yang mereka keluarkan saat kampanye. (A)

Penulis: Ahmad Badaruddin

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS