Rental Mobil di Kota Kendari Lesu Jelang Lebaran, Permintaan Turun hingga 50 Persen

Herdin Hidayat, telisik indonesia
Rabu, 11 Maret 2026
0 dilihat
Rental Mobil di Kota Kendari Lesu Jelang Lebaran, Permintaan Turun hingga 50 Persen
Mobil sewaan di Haidar Rental Car mengaku lesu jelang Lebaran. Foto: Herdin Hidayat/Telisik

" Permintaan jasa rental mobil di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjelang Idul Fitri 2026 ini mengalami penurunan signifikan "

KENDARI, TELISIK.ID - Permintaan jasa rental mobil di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjelang Idul Fitri 2026 ini mengalami penurunan signifikan. Tingkat pemesanan kendaraan disebut hanya mencapai sekitar 50 persen, lebih rendah di banding periode yang sama pada 2023-2024 yang bisa menembus 70 persen.

Ketua RentCar Indonesia DPD Sultra, Rahmat Hadiatullah AG mengatakan, kondisi tersebut cukup mengejutkan karena biasanya satu bulan menjelang Lebaran permintaan rental mulai meningkat.

“Biasanya satu bulan sebelum high season seperti sekarang, pemesanan sudah ramai. Tapi informasi dari teman-teman pengusaha rental dan anggota organisasi menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan,” kata Rahmat, Rabu (11/3/2026).

Rahmat yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Asosiasi Rental Mobil (ARM) Sultra menjelaskan, industri rental sempat mengalami pemulihan yang cukup baik setelah pandemi COVID-19 pada periode 2022-2024. Namun tren tersebut mulai berubah sejak 2025.

Menurutnya, salah satu penyebab utama penurunan permintaan adalah lonjakan jumlah pelaku usaha rental mobil di Kota Kendari.

“Dua tahun lalu anggota kami sekitar 30-40 orang. Sekarang di Kendari saja sudah sekitar 70 orang. Kalau digabung dengan daerah lain bisa lebih dari 100 pelaku usaha,” jelasnya.

Selain persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen juga ikut memengaruhi bisnis rental mobil.

Rahmat menilai, banyak masyarakat kini memilih membeli kendaraan pribadi karena adanya berbagai promo dealer mobil pada akhir 2025, seperti uang muka murah hingga program DP nol rupiah.

Meski begitu, beberapa jenis kendaraan tetap menjadi favorit pelanggan, terutama untuk kebutuhan mudik Lebaran.

Baca Juga: Pedagang Takjil di Kendari Ngaku Omzet Menurun di Banding Ramadan Tahun Lalu

Mobil kategori city car dan MPV seperti Brio, Ayla, Agya, Avanza, Innova, dan Xenia masih paling banyak diminati untuk perjalanan mudik atau mobilitas keluarga.

Soal tarif, Rahmat mengatakan setiap perusahaan rental memiliki kebijakan berbeda saat musim Lebaran. Beberapa menaikan harga hingga dua kali lipat, namun ada juga yang mempertahankan tarif normal untuk penyewaan jangka panjang.

“Di tempat kami, harga tetap normal jika masa sewa lebih dari satu Minggu,” ujarnya.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, asosiasi juga mengingatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan oleh penyewa.

Rahmat mengungkapkan, kasus penyewa membawa kabur mobil rental masih kerap terjadi.

“Ada penyewa yang bayar di awal, tapi kemudian membawa mobil dan tidak kembali. Karena itu kami memperketat SOP, mulai dari pembayaran uang muka, jaminan, hingga survei terhadap calon penyewa,” jelasnya.

Ia menambahkan, sektor usaha rental mobil sebenarnya turut berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak kendaraan.

“Rata-rata satu usaha rental memiliki minimal 10 unit mobil, sehingga kontribusinya terhadap pajak kendaraan juga cukup besar,” katanya.

Karena itu, asosiasi berharap pemerintah daerah dapat menjalin kolaborasi dengan pelaku usaha rental, misalnya dengan memanfaatkan jasa rental untuk kegiatan operasional atau acara resmi.

Di tengah penurunan permintaan secara umum, beberapa pelaku usaha rental di Kendari mengaku masih mendapatkan permintaan yang cukup baik menjelang Lebaran.

Pemilik FJ Rental Car, Saiful mengatakan, permintaan kendaraan tahun ini justru sedikit meningkat di banding tahun sebelumnya.

Menurutnya, mobil jenis Avanza dan Xenia masih menjadi pilihan utama pelanggan.

“Harga masih normal sekarang, biasanya mulai naik sekitar lima hari sebelum Lebaran,” katanya.

Sementara itu, RJ Rental Car menawarkan paket sewa Lebaran sekitar Rp 5 juta untuk 10 hari, dengan syarat pemesanan minimal lima hari sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Dugaan Pungli Tiket Mudik Gratis di Pelabuhan Nusantara Kendari

Pemilik Haidar Rental Car juga menyebut permintaan kendaraan masih berada pada kondisi normal.

Ia mengatakan, mobil jenis Innova dan Agya cukup diminati dengan tarif sekitar Rp 600 ribu per hari, yang kemungkinan naik menjadi Rp 650 ribu hingga Rp 700 ribu setelah Lebaran.

“Kalau mau aman, biasanya pelanggan booking jauh hari dan memberikan tanda jadi supaya unit bisa disiapkan,” ujarnya.

Meski menghadapi persaingan yang semakin ketat, pelaku usaha rental mobil di Kendari berharap peningkatan mobilitas masyarakat saat musim mudik dan libur Lebaran tetap dapat mendongkrak permintaan kendaraan. (B)

Penulis: Herdin Hidayat

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga