Ketua DPRD Buton Selatan Minta Gubernur Sultra Mediasi Konflik Antara Wakil Bupati dan Ajudan Bupati
Reporter
Jumat, 13 Maret 2026 / 2:37 pm
Ketua DPRD Buton Selatan, Dodi Hasri meminta Gubernur Sultra mediasi konflik di internal pimpinan daerah. Foto: Ist.
BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan, Dodi Hasri, angkat bicara terkait insiden perseteruan yang melibatkan Wakil Bupati Buton Selatan, La Ode Risawal, dengan ajudan Bupati Buton Selatan, La Ode Hazaludin Didi, yang terjadi di lingkungan Rumah Jabatan Bupati.
Dodi Hasri menekankan, persoalan yang terjadi sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan pendekatan kekeluargaan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar persoalan yang muncul tidak berdampak pada roda pemerintahan maupun pelayanan publik di Kabupaten Buton Selatan.
“Kami berharap komunikasi secara kekeluargaan dapat segera dilakukan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak berdampak terhadap jalannya pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,” katanya, Jumat (12/3/2026)
Lebih lanjut, Dodi juga meminta perhatian Pemerintah Pusat melalui Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, untuk turut mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Ia berharap gubernur dapat memanggil dan memediasi Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios bersama Wakil Bupati, La Ode Risawal agar hubungan keduanya kembali harmonis.
Baca Juga: Viral, Wakil Bupati dan Ajudan Bupati Buton Selatan Bersitegang Soal Kendaraan Dinas
“Kami berharap Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah dapat memanggil dan memediasi bupati dan wakil bupati agar hubungan keduanya kembali harmonis demi kepentingan masyarakat Buton Selatan,” jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan itu meminta semua pihak yang terlibat untuk menahan diri demi menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
“Sebagai pimpinan DPRD, kami mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan tetap menjaga kondusivitas daerah. Situasi ini tidak boleh berkembang menjadi polemik yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Di sisi lain, Dodi mengingatkan bahwa peristiwa ini terjadi di bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan.
Baca Juga: Sistem Data Tunggal Temukan Ribuan Warga Buton Selatan Tak Lagi Layak Terima Bantuan Sosial
“Di bulan Ramadan ini, kami juga mengajak pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Buton Selatan untuk bersama-sama mendoakan daerah ini agar terhindar dari segala marabahaya,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak larut dalam polemik, melainkan tetap fokus pada upaya membangun daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana seluruh elemen tetap fokus melayani masyarakat dan bersama-sama menggencarkan pembangunan untuk mengejar ketertinggalan di Buton Selatan,” pungkasnya. (C)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS