Konsep Pelayanan RS Jantung Sultra Ramah Lingkungan

Fitrah Nugraha

Reporter

Kamis, 20 Agustus 2020  /  10:05 am

Konsep gedung RS Jantung dan Pembuluh Darah Sultra. Foto: Repro bappedasultra.go.id

KENDARI, TELISIK.ID - Rumah Sakit (RS) Jantung dan Pembuluh Darah yang merupakan salah satu program unggulan kepemimpinan Gubernur Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, memiliki banyak keunggulan.

Di antaranya adalah memberikan layanan ramah lingkungan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, Muhammad Ridwan mengatakan, RS Jantung ini akan berbeda dari yang lain. Selain dikhususkan hanya untuk penderita penyakit jantung dan pembuluh darah, juga akan memberikan pelayanan yang ramah lingkungan.

Hanya saja, kata dia, model dan konsep ramah lingkungan ini akan dibahas setelah struktur organisasi sudah terbentuk. Namun, pembentukan struktur organisasi masih dalam pembahasan, belum ada yang akan ditunjuk untuk mengisi posisi di setiap strukturnya.

“Untuk model pelayanan di RS Jantung ini, nanti akan ditentukan ketika struktur organisasinya sudah terbentuk, baru akan dirapatkan untuk menentukan model pelayanannya. Yang jelas konsepnya itu akan dibuat tetap berada pada visi misi Gubernur yang modern dan ramah lingkungan,” katanya kepada Telisik.id belum lama ini.

Selain itu, Ridwan melanjutkan, untuk pengadaan fasilitas RS Jantung ini pihaknya juga akan mengacu pada Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK)  serta akan menyesuaikan dengan jumlah lantai. Setelah itu, baru anggaran pengadaan berbagai fasilitas akan disiapkan.

Baca juga: Kapal Cepat Rute Kendari-Raha-Baubau Sudah Beroperasi Dua Kali Sehari

RS Jantung dan Pembuluh Darah Sultra bekerjasama dengan PJNHK dalam pengadaan alat kesehatan maupun SDM nantinya. Selain PJNHK, kerjasama juga dijalin dengan RSUD Bahteramas dan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO).

"Jadi, perlengkapan alat kesehatan di RS Jantung ini akan menyesuaikan dengan jumlah lantai termasuk anggaran yang bakal disiapkan. Jadi anggaran disesuaikan dengan kebutuhan gedung nantinya," lanjutnya.

Untuk diketahui, RS Jantung dan Pembuluh Darah ini dibangun di lokasi eks gedung RSUD Provinsi Sultra Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, direncanakan setinggi 17 lantai.

Untuk saat ini, pembangunannya sudah memasuki tahap kedua dan akan mengerjakan dari lantai 5 sampai lantai 17. Sebelumnya pada tahap pertama dibangun dari lantai 1 sampai lantai 4 dan sudah selesai 100 persen pada bulan Januari 2020 lalu.

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali