Lampu Padam di Sejumlah Wilayah Kota Baubau, Warga Sahur dalam Kegelapan

Elfinasari, telisik indonesia
Minggu, 22 Februari 2026
0 dilihat
Lampu Padam di Sejumlah Wilayah Kota Baubau, Warga Sahur dalam Kegelapan
Gardu listrik yang terbakar di wilayah sekitar BRI Wolio, Kota Baubau. Foto: Screenshot video

" Sejumlah wilayah di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pemadaman listrik "

BAUBAU, TELISIK.ID - Sejumlah wilayah di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pemadaman listrik pada Sabtu (21/2/2026) hingga Minggu (22/2/2026).

Pemadaman yang berlangsung tersebut disebabkan oleh gangguan flashover listrik dan kerusakan peralatan di pembangkit listrik.

Gangguan listrik ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun Instagram @infobutonraya mengunggah video yang memperlihatkan percikan api pada gardu diduga akibat flashover.

Sejumlah warganet mengaitkan kejadian tersebut dengan insiden sebelumnya, yakni terbakarnya gardu listrik di kawasan Tomba yang kemudian disusul gangguan pada gardu listrik di Bataraguru.

Akun @ahmadaries46 menuliskan, “Beberapa hari lalu gardu listrik di Tomba terbakar, ini giliran gardu listrik di Bataraguru.”

Baca Juga: 660 Rumah di Muna Teraliri Listrik Gratis

Sementara itu, warganet lainnya, @am_here, juga menyampaikan keluhannya. “Ya Allah, saya tidak bisa membayangkan seribet apa PLN mengurus ini. Kita siapkanmi sahur gelap-gelap ini,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi, Manajer ULP PLN Baubau, Merdin Kasim menjelaskan, gangguan terjadi akibat hujan yang turun sejak pagi hari sehingga menyebabkan peralatan menjadi longgar dan memicu terjadinya flashover.

“Kurang lebih empat jam pemadamannya. Sekitar pukul 20.45 Wita tadi malam sudah kembali normal,” ujarnya kepada telisik.id Minggu (22/2/2026).

Adapun wilayah yang terdampak antara lain Jalan Burasatongka, Jalan Bataraguru, serta sebagian wilayah Kanakea. Sementara itu, di Kecamatan Wolio yang terjadi akibat adanya kerusakan dipembangkit listrik terjadi mulai pukul 23.30 Wita hingga pagi dini hari.

"Sementara tim lagi perbaiki," ungkapnya.

Warga Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Fadli mengeluhkan lamanya pemadaman yang membuat dirinya dan keluarga harus sahur dalam kondisi gelap.

Baca Juga: Listrik Kota Kendari Padam hingga 5 Jam Dikeluhkan Warga

“Dari jam 23.30 Wita lampu mati sampai pagi, akhirnya kami sahur gelap-gelap. Untung ada senter dari ponsel,” ungkapnya.

Ia juga mengaku khawatir baterai telepon genggamnya cepat habis karena digunakan sebagai penerangan.

Pihak PLN menyampaikan bahwa tim teknis segera melakukan perbaikan setelah gangguan terjadi dan memastikan pasokan listrik kembali normal. Warga diimbau tetap berhati-hati saat terjadi gangguan kelistrikan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (A)

Penulis: Elfinasari

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga