Lembaga Adat Tolaki Sultra Resmi Dikukuhkan

Siswanto Azis

Reporter

Rabu, 26 Agustus 2020  /  10:59 pm

Prosesi penyerahan adat (Kalosara) dari Tolea ke Gubernur Ali Mazi. Foto: Siswanto Azis/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra periode 2020-2025 resmi dukukuhkan oleh pemangku adat Tolaki.

Dalam pengukuhan tersebut, dihadiri oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, unsur Forkopimda, Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka serta tamu undangan lainnya.

"Lembaga Adat Tolaki ini merupakan wadah untuk melestarikan adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat untuk memperkuat budaya daerah Suku Tolaki untuk bersama-sama mencapai kesejahteraan masyarakat," kata Ali Mazi, Rabu (26/8/2020).

Menurut Ali Mazi, prosesi adat jangan lagi dipandang sebelah mata, tetapi harus diangkat dan dijunjung tinggi. Adat istiadat merupakan salah satu alat untuk mempersatukan masyarakat Sultra.

Pada kesempatan itu, Ali Mazi  juga menyampaikan harapannya, dengan dikukuhkannya kepengurusan LAT diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan dan pelestarian kebudayaan Tolaki.

"LAT berkomitmen untuk mendukung dan menyukseskan terwujudnya Sultra yang aman maju sejahtera dan bermartabat utamanya program prioritas Sultra Emas," papar dia.

Baca juga: Positif COVID-19 di Sultra Tembus 1.402 Kasus

Sementara itu, Ketua Umum DPP LAT, Masyhur Masie Abunawas berharap, pengurus yang telah dikukuhkan agar lebih aktif dan membuat program positif untuk mendukung dan melestarikan budaya Tolaki.

"Cerdas dalam memanfaatkan hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga secara berkelanjutan kita mampu beradaptasi di era digital juga mampu menjalankan peran sesuai dengan posisi sosial kita," jelasnya.

Dengan mekanisme itu, dirinya yakin orang Tolaki akan mampu diterima dan bekerja sama dengan siapa pun, di mana pun dan kapan pun dengan mengedepankan adatnya.

Tempat sama, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, berharap agar LAT bisa menjadi tempat berhimpun semua komponen paguyuban Suku Tolaki untuk mendukung program pemerintah.

Selain itu, LAT juga diharapkan bisa menjaga eksistensi dan pengembangan kebudayaan lokal dan menjalin kerja sama antar kebudayaan.

"Semua budaya yang ada adalah aset nasional, sehingga harus senantiasa dijaga kelestariannya," ucap Dewan Pembina LAT Sultra ini.

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Kardin

TOPICS