Masyarakat Diminta Kosongkan 51 Hektare Tanah Aset Pemkab Muna untuk Lahan Pertanian
Reporter Muna
Kamis, 19 Februari 2026 / 10:05 pm
Bupati Muna, Bachrun Labuta (dua dari kiri), bersama Wabup La Ode Asrafil Ndoasa (kiri). Foto : Sunaryo/Telisik
MUNA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna terus melakukan pendataan dan penertiban aset yang dimilikinya, khususnya tanah.
Di kawasan Motewe, Kecamatan Lasalepa, tanah yang menjadi aset Pemkab Muna seluas 56,121 hektare. Tanah tersebut bersertipikat yang saat ini banyak dikuasai masyarakat.
Pemkab pun tidak tinggal diam dan seluruh aset tanah akan terus dipertahankan.
Bupati Muna, Bachrun Labuta, menegaskan bahwa penertiban aset dilakukan sesuai rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Baca Juga: Empat FKTP Baubau Sabet Penghargaan BPJS Lewat Digitalisasi Layanan
Dari total 56,121 hektare tanah aset Pemkab Muna, sebagian diperuntukan pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Sisanya kurang lebih 51 hektare disiapkan untuk lahan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan.
"Saat ini kita sementara melakukan penetapan batas keliling," kata Bachrun, Kamis (19/2/2026).
Tanah seluas 51 hektare itu nantinya akan diolah menjadi kebun oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), yang masing-masing akan dibagikan 1-2 hektare.
Baca Juga: Polsek Lawa Muna Barat Siagakan Penjagaan untuk Kenyamanan Beribadah Selama Ramadan
"Tergantung OPD-nya nanti, mau dijadikan sebagai kebun jagung, sayuran atau lahan peternakan. Prinsipnya, kita lakukan dulu landclearing (pembukaan lahan)," beber Bachrun.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Muna, La Ode Asrafil Ndoasa, yang ahli di bidang pertanahan menerangkan, masyarakat yang menguasai aset pemkab mulai diinventarisasi.
Tercatat 35 orang warga Kecamatan Lasalepa bersedia akan meninggalkan lokasi lahan yang merupakan aset Pemkab Muna. Sedangkan sisanya masih dilakukan upaya preventif untuk segera juga meninggalkan lahan.
"Kita minta baik-baik dulu. Prinsipnya, kita di pemkab akan pertahankan apa yang menjadi hak milik," tandasnya. (B)
Penulis: Sunaryo
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS