Empat FKTP Baubau Sabet Penghargaan BPJS Lewat Digitalisasi Layanan
Elfinasari, telisik indonesia
Rabu, 18 Februari 2026
0 dilihat
Kepala BPJS Kesehatan Baubau, Sarman Palipadang, bersama Plt Dinas Kesehatan Baubau, Frederik Tengke Allo, saat penyerahan piagam penghargaan, Rabu (18/2/2026). Foto: Elfinasari/Telisik
" BPJS Kesehatan Cabang Baubau memberikan apresiasi kepada empat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas komitmennya dalam implementasi digitalisasi layanan, khususnya integrasi P-Care, antrean online, dan implementasi I-Care "

BAUBAU, TELISIK.ID - BPJS Kesehatan Cabang Baubau memberikan apresiasi kepada empat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas komitmennya dalam implementasi digitalisasi layanan, khususnya integrasi P-Care, antrean online, dan implementasi I-Care.
Keempat FKTP yakni Puskesmas Katobengke, Puskesmas Wajo, Klinik Medika Baubau, serta Puskesmas Bataraguru.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Sarman Palipadang, kepada masing-masing kepala puskesmas dan pimpinan klinik.
Penyerahan penghargaan turut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Frederik Tangke Allo, di sela-sela kegiatan monioring dan evaluasi digitalisasi layanan fasilitas kesehatan BPJS Kesehatan Baubau, Rabu (18/2/2026).
Keempat FKTP dinilai layak menerima penghargaan karena memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya capaian antrean online di atas target, capaian Mobile JKN (MJKN) di atas 30 persen, bridging I-Care yang telah berjalan, pemanfaatan I-Care secara aktif, serta termasuk dalam prioritas FKTP dengan kunjungan peserta yang tinggi.
Baca Juga: Polsek Lawa Muna Barat Siagakan Penjagaan untuk Kenyamanan Beribadah Selama Ramadan
Sarman Palipadang mengapresiasi seluruh fasilitas kesehatan di Kota Baubau atas pemanfaatan digitalisasi layanan. Meski belum seluruh fasilitas kesehatan mengoptimalkan layanan digital, pihaknya terus mendorong agar seluruh faskes memaksimalkan digitalisasi demi memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Apresiasi ini diberikan oleh Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga (KBI) BPJS Kesehatan karena telah berhasil menjalankan digitalisasi dalam program BPJS Kesehatan,” ungkap Sarman.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong optimalisasi digitalisasi layanan di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau, mulai dari penggunaan Mobile JKN hingga I-Care.
Melalui layanan digital tersebut, peserta dapat mengakses berbagai kemudahan seperti pendaftaran antrean online, pengecekan status kepesertaan, hingga riwayat medis satu tahun terakhir.
Terkait kendala teknis di lapangan, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang koordinasi dan pengaduan.
“Kami menyadari tidak ada sistem yang sempurna. Jika ada kendala, masyarakat bisa melapor melalui petugas BPJS Satu di rumah sakit atau puskesmas. Kantor kami juga selalu terbuka,” tambah Sarman.
Baca Juga: Pemkab Muna Siapkan Lahan 8 Hektare di Motewe Buat Sekolah Rakyat
Perwakilan Klinik Medika Baubau, Yusdin, menyampaikan bahwa pihaknya telah tiga kali berturut-turut menerima penghargaan serupa. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN sangat membantu dalam mengontrol riwayat pasien hingga pencatatan obat-obatan saat kunjungan.
“Kunjungan di klinik kami sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN. Sejak 2005 kami telah menggunakannya,” jelasnya.
Dengan jumlah sekitar 7.000 peserta JKN terdaftar, Klinik Medika Baubau mengakui penggunaan Mobile JKN di tengah masyarakat terbilang masif, terutama untuk kemudahan pendaftaran layanan secara online.
Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, berharap digitalisasi layanan kesehatan semakin meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan pengalaman yang lebih cepat.
"Dengan digitalitasi semua lebih mudah, baik dari segi waktu, biaya dan transparan bagi seluruh peserta JKN di Kota Baubau," ujarnya. (A)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS