Mengenal Gejala Fobia dan Tanda-Tandanya

Fitrah Nugraha

Reporter

Jumat, 07 Januari 2022  /  11:15 am

Fobia memicu ketakutan atau kecemasan yang berlebihan. Foto: Repro descopera

KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu gangguan mental yang dialami sebagian orang adalah fobia. Hal ini jelas sangat mengganggu.

Pada umumnya, fobia adalah jenis gangguan kecemasan yang jelas berbeda dari ketakutan normal. Olehnya itu, dapat diartikan bahwa fobia sebagai rasa takut berlebihan hingga menyebabkan keadaan fisik atau mental tertekan.

Melansir cnnindonesia.com, fobia ini memicu ketakutan atau kecemasan yang terus-menerus (bahkan ketika objek fobia tidak ada), berlebihan dan tidak proporsional dengan bahaya aktual yang ditimbulkan oleh objek fobia.

Misalnya, seseorang takut laba-laba. Ketika melihat gambar atau siaran di televisi yang menampilkan gambar laba-laba ia bisa cemas dan ketakutan bahkan berteriak.

Fobia biasanya juga menyebabkan ketakutan terhadap objek atau situasi tertentu. Contohnya, seseorang yang memiliki fobia penerbangan akan mengalami kecemasan berlebih ketika naik pesawat.

Karena hal itu, orang-orang tersebut biasanya akan lebih memilih opsi transportasi lain sekalipun jarak tempuh jadi lebih jauh atau lama, alih-alih harus menghadapi fobia yang dimiliki.

Baca Juga: Jangan Keliru, Ini 5 Jenis Mentega yang Perlu Anda Tahu

Sebagaimana dilansir Mind, ketika punya fobia, rata-rata orang akan menunjukkan gejala dan tanda-tanda sebagai berikut.

Gejala fisik

1. Pusing hingga pingsan

2. Dada seperti tersedak, jantung berdebar dan detak jantung lebih cepat

3. Nyeri atau sesak di dada

4. Berkeringat

5. Mual, muntah hingga diare

6. Mengalami kesemutan atau sensasi mati rasa

7. Gemetar

Baca Juga: Simak, 5 Kebiasaan Ini Bisa Perbaiki Kualitas Hidup Kamu

Gejala psikologis

Tak hanya fisik, gejala psikologis juga muncul saat Anda mengalami fobia.

Sementara itu, gejala psikologis yang bisa dialami saat fobia datang di antaranya:

1. Takut mati

2. Muncul serangan panik

3. Kehilangan kendali

4. Cemas

5. Depresi. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali