Obat HIV Terbaru Ini Berhasil Diuji ke Manusia, Ini Hasilnya
Content Creator
Minggu, 02 Agustus 2026 / 7:21 am
Penderita HIV kini makin dekat dengan kesembuhan seiring pengumuman para ilmuwan terkait keberhasilan uji klinis pertama pada obat jenis baru. Foto: Repro ABC Australia
JAKARTA, TELISIK.ID - Peluang kesembuhan bagi penderita HIV kini makin dekat seiring pengumuman para ilmuwan terkait keberhasilan uji klinis pertama pada obat jenis baru.
Obat bernama VH-499 ini bekerja menghambat protein kapsid virus. Penghambatan ini mencegah HIV berkembang biak ke tingkat berbahaya sekaligus menekan risiko penularannya.
"Kemajuan dalam perawatan dan pencegahan telah mengubah HIV-1 menjadi kondisi kronis yang dapat dikelola dan mengurangi tingkat penularan," tulis ahli farmakologi klinis Rulan Griesel dan timnya dalam sebuah makalah seperti dilansir dari Science Alert, Sabtu (1/8/2026).
VH-499 berhasil melewati uji praklinis laboratorium dengan hasil sangat baik berkat kemampuannya mengganggu pembentukan kapsid, yaitu cangkang protein pelindung virus.
Baca Juga: Sperma Kuning Merah atau Hitam Bisa jadi Pertanda Gangguan Kesehatan Ini
Pengujian kemudian dilanjutkan ke uji klinis fase 2a secara acak, acak ganda (double-blind), dan terkontrol plasebo. Hasilnya dinilai sangat positif dan layak untuk diteruskan ke tahap berikutnya.
Dipresentasikan pada 2024, hasil uji coba VH-499 pada orang dewasa tanpa HIV-1 menunjukkan tingkat toleransi tubuh yang sangat baik terhadap obat tersebut, dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (1/8/2026).
Pengujian fase 2a dilanjutkan pada 30 partisipan dewasa HIV-1 yang belum menerima terapi antiretroviral. Masing-masing memiliki viral load tinggi dengan jumlah virus melebihi 3.000 salinan per mililiter.
Sebanyak 20 orang menerima pil VH-499 pada hari pertama pengujian. Dosis yang diberikan terbagi dalam tiga tingkatan, yakni 25 mg, 100 mg, dan 250 mg.
Baca Juga: Manfaat Air Beras untuk Rambut, Solusi Alami Lebih Sehat dan Berkilau
Seluruh peserta mulai menerima terapi antiretroviral standar pada hari ke-11. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi VH-499 mengalami penurunan viral load, dengan hasil paling optimal terlihat pada penerima dosis tertinggi.
Sementara itu, kelompok yang mengonsumsi plasebo tidak menunjukkan perubahan viral load sama sekali.
"Kami menunjukkan bahwa VH-499 memiliki aktivitas antivirus yang sangat ampuh, ditoleransi dengan baik, dan memiliki profil keamanan yang menguntungkan pada orang dewasa dengan HIV-1 yang belum pernah menjalani terapi antiretroviral," demikian kesimpulan para peneliti. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS