Pasangan Suami Istri Ini Jadi Presiden dan Wakil Presiden, Berkuasa hingga Sekarang

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Selasa, 16 Januari 2024  /  11:37 am

Salah satu kunci keberhasilan Daniel Ortega adalah istrinya, Rosario Murillo. Murillo adalah seorang penyair, seniman, dan aktivis yang menikah dengan Ortega pada tahun 1979. Foto: Repro Myedisi.com

NIKARAGUA, TELISIK.ID -  Nikaragua adalah satu-satunya negara di dunia yang presiden dan wakil presiden (wapres)-nya adalah pasangan suami-istri. Nikaragua merupakan negara terbesar di Amerika Tengah.

Nikaragua dicirikan oleh ekonomi pertaniannya, sejarah pemerintahan otokratisnya dan ketidakseimbangan pembangunan regionalnya.

Melansir Liputan6.com, populasi Nikaragua sebagian besar terdiri dari mestizo yaitu orang-orang keturunan campuran Eropa dan pribumi. Ibu kota negaranya adalah Managua yang juga merupakan kota terbesar di negara itu dan menampung sekitar seperenam populasi.

Nikaragua berbatasan dengan Honduras di utara, Laut Karibia di timur, Kosta Rika di selatan, dan Samudra Pasifik di barat.

Negara ini dipimpin oleh Daniel Ortega dan Rosario Murillo yang merupakan pasangan suami istri. Bagaimana kisah mereka bisa menjadi pemimpin sebuah negara yang berada di Amerika Tengah ini?

Baca Juga: Ingin Bakar Al-Qur'an yang Disimpan di Tong Sampah, Politisi Belanda Ini Kena Tendangan Kungfu

Melansir Intisari.grid.id, Daniel Ortega lahir dari keluarga kelas pekerja pada tahun 1945. Sejak remaja, dia sudah bergabung dengan gerakan perlawanan Front Pembebasan Nasional Sandinista (FSLN) yang menentang rezim diktator Anastasio Somoza. Ortega menjadi salah satu pemimpin gerilya yang berhasil menggulingkan Somoza pada tahun 1979.

Ortega kemudian dipilih sebagai presiden pertama Nikaragua pasca-revolusi pada tahun 1984. Namun, masa jabatannya tidak berlangsung lama. Pada tahun 1990, dia kalah dalam pemilihan presiden dari kandidat oposisi Violeta Chamorro.

Ortega juga gagal dalam dua pemilihan berikutnya pada tahun 1995 dan 2001. Ortega tidak menyerah begitu saja. Dia mulai melakukan perubahan, termasuk menjauhi akar komunisnya dan mendekati gereja Katolik.

Dia juga mengubah konstitusi untuk menghapus batas masa jabatan presiden. Pada tahun 2006, dia berhasil terpilih kembali sebagai presiden Nikaragua.

Salah satu kunci keberhasilan Ortega adalah istrinya, Rosario Murillo. Murillo adalah seorang penyair, seniman, dan aktivis yang menikah dengan Ortega pada tahun 1979.

Murillo menjadi juru bicara dan penasihat utama Ortega. Dia juga mengambil alih sebagian besar tugas protokoler dan administratif sebagai istri presiden.

Baca Juga: Pembantu Ini Rela Dibayar Mahal Meski Bekerja Tanpa Busana

Murillo tidak hanya berperan sebagai pendamping Ortega, tetapi juga sebagai mitra politiknya. Pada tahun 2016, Ortega mengumumkan bahwa Murillo akan menjadi calon wakil presiden dalam pemilihan presiden yang sama.

Langkah ini mengejutkan banyak orang, termasuk anggota FSLN sendiri. Ortega dan Murillo berhasil memenangkan pemilihan presiden 2016 dengan mudah.

Mereka mendapatkan lebih dari 70 persen suara, sementara lawan-lawan mereka hanya mendapat sekitar 15 persen. Dengan demikian, pasangan suami istri ini resmi menjadi presiden dan wakil presiden Nikaragua. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS