Pemimpin ASEAN Hari Ini Bertemu di Jakarta Bahas Situasi Myanmar

Marwan Azis

Reporter Jakarta

Sabtu, 24 April 2021  /  1:57 pm

Menlu, Retno Marsudi. Foto: Repro Sindo

JAKARTA, TELISIK.ID - Diprakarsai Indonesia, para pemimpin ASEAN menggelar ASEAN Leaders’ Meeting (ALM) guna membahas mengenai perkembangan situasi di Myanmar, hari ini (24/04/2021), di Sekretariat ASEAN, Jakarta.

“Para pemimpin ASEAN termasuk Presiden Republik Indonesia telah menerima undangan dari Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN untuk menghadiri ALM,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam keterangan persnya yang diterima Telisik.id di Jakarta Sabtu pagi (24/4/2021).

Menlu menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas pembicaraan Presiden Jokowi dengan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah selaku Ketua ASEAN.

“Kalau kita tengok ke belakang, ALM ini merupakan inisiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Republik Indonesia dengan Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN,” ujarnya.

Baca juga: Muhammadiyah Jatim Ajak Warga Doakan Keselamatan KRI Nanggala

Menurut Retno, pertemuan ALM kali ini merupakan pertemuan secara langsung pertama para pemimpin ASEAN selama pandemi COVID-19 yang menunjukkan kepedulian para pemimpin tersebut terhadap situasi krisis yang terjadi di Myanmar. Juga untuk membantu Myanmar keluar dari situasi yang ada saat ini.

“Komitmen para pemimpin untuk bertemu secara fisik merupakan refleksi kekhawatiran yang dalam ASEAN terhadap situasi yang terjadi di Myanmar dan tekad ASEAN untuk membantu Myanmar keluar dari krisis ini,” ujarnya.

Pertemuan tersebut kata Menlu, akan dilakukan dengan mengimplementasikan protokol kesehatan secara maksimum.

Menlu juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini tiga pemimpin ASEAN menyatakan tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut. Ketiga negara tersebut adalah Thailand, Laos, dan Filipina.

Baca juga: Wakil Presiden Minta Santri Dibolehkan Mudik

“Presiden Republik Indonesia kemarin telah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Thailand dan membahas persiapan ALM ini. Perdana Menteri Thailand menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir,” ungkapnya.

Lebih lanjut Menlu menuturkan, proses persiapan pertemuan ini terus dilakukan pada tingkat Senior Officials Meeting (SOM) dan Menlu ASEAN.

Ia menambahkan, selain telah mengadakan pertemuan dengan Menlu Brunei Darussalam dan Menlu Malaysia, tadi malam dirinya menjadi tuan rumah working dinner semua Menlu ASEAN yang telah hadir di Jakarta.

“Dalam dinner ini kita akan membahas kembali persiapan terakhir penyelenggaraan ALM. Kita tentunya berharap ALM akan mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah yang baik bagi rakyat Myanmar dan membantu Myanmar keluar dari situasi yang delicate ini,” pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

TOPICS