Penyerahan Bibit Bawang Merah, Pemda Muna Barat Target 9 Ton Hasil Panen

Putri Wulandari

Reporter Muna Barat

Rabu, 28 Juni 2023  /  9:16 pm

Penyerahan bibit bawang merah pada kelompok tani yang ada di enam desa di Muna Barat. Foto: Putri Wulandari/Telisik

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Tindak lanjut MoU antar daerah penghasil bawang merah, Pemda Muna Barat serahkan bibit bawang merah bagi kelompok tani di enam desa.

Diketahui, penyerahan bibit bawang merah untuk pengendalian inflasi, di mana instruksi Presiden, Joko Widodo, yaitu melaksanakan enam langkah strategi, salah satunya gerakan cepat panen.

Untuk itu, Kabupaten Muna Barat akan menanam bawang merah sebab komoditi tersebut penyumbang inflasi di Muna Barat. Sehingga pemerintah daerah bekerja sama dengan daerah penghasil bawang merah, yaitu Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Penjabat Pj Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, sesuai dengan janji pemda yang akan mendemplot bawang merah dengan luas lahan sekitar 10 hektare, maka pihaknya memperkenalkan cara penanaman bawang merah ke kelompok tani yang ada di enam desa.

Baca Juga: Bendungan Laanofoo dan Saluran Irigasi di Muna Barat Diperkirakan Tuntas Juli 2023

"Kita pusatkan di Mekar Jaya, Wulanga Jaya, Parura Jaya, Lailangga, Kasimpa dan Umba, tiap desa satu kelompok tani," ungkapnya, Rabu (28/6/2023).

Bahri katakan, dengan pengembangan bawang merah di Muna Barat berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat, terlebih banyak lahan yang mampu digunakan untuk menanam bawang merah. Sehingga ke depan Muna Barat mampu menjadi daerah penghasil bawang merah.

Layaknya di Kabupaten Bima, Bahri katakan, pemerintah daerah menargetkan 1,2 ton bibit mampu menghasilkan 9 ton bawang merah dengan luas lahan 1 hektare.

Untuk pengadaan bibit bawang merah membutuhkan anggaran sebesar Rp 80 juta hingga Rp 90 juta bagi tiap desa, sebab satu desa butuh 1,2 ton. Maka pemda tidak hanya membantu bibit tetapi Saprodi, HOK.

"Kita bukan manjakan tetapi ingin menuntaskan program ini dari pra panen hingga pasca panen, kita intervensi agar ada ahli teknologi pengetahuan bawang merah di sini," pungkasnya.

Untuk itu, kelompok tani ini didampingi oleh penyuluh, agar memberitahu cara pengelolaan lahan, peralatannya, sampai pasca panen, sehingga pemda membiayai ini melalui APBD.

Sementara itu, Kepala Desa Umba, La Ode Alwi Haidatul mengatakan, sebagai langkah perdana dalam menanam bawang merah di Muna Barat, petani sangat menyambut baik atas program dicanangkan oleh Pj bupati.

"Pasalnya selama ini, petani kurang terarah dan teratur dalam mengelola lahan, sehingga dengan bimbingan dari pemda menjadi fokus," ungkapnya.

Baca Juga: Sapi Kurban di Muna Barat Dipastikan Bebas PMK dan Antraks

Ia mengharapkan, program itu sebagai langkah awal dalam memacu kesejahteraan masyarakat arus bawah khususnya petani, sebab selama ini belum ada program yang menyentuh langsung masyarakat dengan memperlihatkan hasil yang signifikan.

Alwi katakan, pemda juga telah memberikan beberapa alat pertanian di desanya untuk meringankan petani dalam mengelola lahan secara maksimal, pemupukan maksimal, sehingga nutrisi tanaman bisa terpenuhi.

"Kami optimis akan capai target yakni 9 ton," tutupnya. (B)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS