Expo Ummusshabri Kendari 2026 Diikuti Delegasi Lima Negara dan Usung Tema Sains

Erni Yanti, telisik indonesia
Jumat, 09 Januari 2026
0 dilihat
Expo Ummusshabri Kendari 2026 Diikuti Delegasi Lima Negara dan Usung Tema Sains
Pembukaan Expo Internasional yang diselenggarakan oleh Ummusshabri Kendari, Jumat (9/1/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik

" Yayasan Pendidikan Ummusshabri Kendari kembali menggelar agenda pameran tahunan bertajuk Ummusshabri Expo 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Yayasan Pendidikan Ummusshabri Kendari kembali menggelar agenda pameran tahunan bertajuk Ummusshabri Expo 2026.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pameran tahun ini mengusung tema sains dan teknologi, dengan menampilkan berbagai pertunjukan karya ilmiah, pameran edukatif, hingga kolaborasi internasional.

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari, Supriyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang setiap tahun selalu menghadirkan tema berbeda.

“Kalau tahun lalu temanya budaya dan bahasa, sekarang kita fokus pada sains. Itu terlihat dari perform anak-anak yang menampilkan para ilmuwan dan temuannya. Tujuannya untuk mendekatkan anak-anak pada dunia sains dan mengenal asal-usul berbagai penemuan,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Menurut Supriyanto, perbedaan tema setiap tahun berdampak langsung pada konsep pertunjukan dan kegiatan siswa, baik siang maupun malam hari.

Seluruh wali kelas turut terlibat menyiapkan kompetisi antarkelas yang dikemas dalam bentuk expo agar lebih menarik dan memiliki nilai pembeda dibandingkan kegiatan porseni pada umumnya.

Baca Juga: Ketua LBH Peradi Konawe Klaim Tak Gelapkan Uang Klien, Minta Laporan ke Polda Sultra Dicabut

“Yang juara satu itu wali kelasnya kita umrohkan. Itu sudah menjadi tradisi setiap tahun,” tambahnya.

Expo Ummusshabri 2026 juga menghadirkan delegasi internasional dari lima negara, yakni Filipina, China, Malaysia, Turki, dan Australia. Kehadiran delegasi ini menjadi bagian dari upaya membangun jejaring kerja sama dan kolaborasi global sejak usia dini.

“Setiap tahun negara yang hadir selalu berganti. Tujuannya memperluas jaringan dan memberi ruang bagi anak-anak kita, khususnya kelas lima, enam, hingga tsanawiah dan aliyah, untuk membangun kolaborasi internasional,” jelas Supriyanto.

Sebelumnya siswa Ummusshabri telah mengikuti program kolaborasi ke Singapura selama beberapa minggu. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membantu siswa mengenal budaya global sekaligus merancang perencanaan studi dan masa depan mereka.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (DPP GUPPI), Prof. Dr. Fasli Jalal, menilai Ummusshabri sebagai contoh nyata keberhasilan pembaruan pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia.

“Ummusshabri menunjukkan bahwa madrasah di Kendari mampu melahirkan pembelajaran berkualitas internasional. Ini didukung oleh orang tua, guru, dan peserta didik yang aktif membangun potensi diri,” kata Fasli Jalal.

Ia menambahkan, DPP GUPPI terus memfasilitasi jejaring nasional dan internasional agar praktik baik yang diterapkan Ummusshabri dapat dikembangkan di daerah lain.

“GUPPI sudah berusia sekitar 75 tahun dan memiliki lebih dari 1.200 satuan pendidikan. Ummusshabri adalah salah satu contoh praktik baik reformasi pendidikan Islam,” jelasnya.

Fasli juga menyoroti inovasi tahun ini yang menekankan eksplorasi minat anak, mulai dari sains antariksa, teknologi drone, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan kebijakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar.

“AI harus diperkenalkan sejak dini. Tapi juga perlu dialog agar anak-anak memahami bahwa AI itu seperti pisau bermata dua, bisa bermanfaat jika digunakan dengan bijak,” tegasnya.

Baca Juga: Kisah Jatuh Bangun Masdi, Penjual Es Kelapa Muda Mengeluh Sepi Pembeli Akibat Cuaca

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Kendari. Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ummusshabri dalam menyelenggarakan pameran tahunan yang berdampak luas bagi pendidikan dan perekonomian daerah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain mendorong kreativitas anak-anak melalui seni, budaya, dan sains, expo ini juga melibatkan lebih dari 50 pelaku UMKM Kota Kendari,” ujar Sudirman.

Ia menambahkan, kegiatan berskala nasional dan internasional seperti ini memberikan dampak ekonomi positif, terutama pada sektor perhotelan dan pariwisata.

“Banyak tamu dari luar daerah dan luar negeri yang datang. Hotel-hotel penuh, dan mereka juga berkunjung ke berbagai destinasi di Kendari,” katanya.

Menurut Sudirman, praktik pendidikan yang diterapkan Ummusshabri patut menjadi contoh nasional.

“Praktik baik ini harus dikembangkan ke tempat lain. Ummusshabri menunjukkan bagaimana reformasi pendidikan Islam bisa berjalan dan melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun global,” pungkasnya. (A-Adv)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga