Kisah Jatuh Bangun Masdi, Penjual Es Kelapa Muda Mengeluh Sepi Pembeli Akibat Cuaca
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Jumat, 09 Januari 2026
0 dilihat
Masdi seorang penjual es kelapa muda yang mengeluhkan sepi pembeli saat musim hujan saat ini. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.
" Masdi, tampak cekatan melayani setiap pembeli yang mampir ke warung es kelapa muda miliknya di Jalan Banteng, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID - Masdi, tampak cekatan melayani setiap pembeli yang mampir ke warung es kelapa muda miliknya di Jalan Banteng, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari.
Es yang disajikan dengan memecah kelapa secara langsung itu memang jadi salah satu minuman warga yang kehausan. Apalagi, harganya cuma Rp 10 ribu, yang tentunya sangat ramah kantong siapa pun.
Masdi sudah puluhan tahun menjadi penjual es kelapa muda di Kota Kendari. Ia rela merantau dari tanah Jawa untuk memenuhi kehidupan keluarga.
Ia sudah berjualan es kelapa muda sejak 10 tahun lalu, musim kemarau memang bisa dibilang jadi momen mengeruk keuntungan. Namun pada saat ini, cuaca yang terus berubah-ubah membuat Masdi mengeluhkan pendapatannya sehari-hari.
"Musim penghujan saat ini mempengaruhi penjualan, penghasilan saya per hari menurun ketimbang sebelum musim penghujan ini," ujar Masdi, Kamis (8/1/2025).
Baca Juga: Perbarindo Sultra Bekali Calon Direksi dan Komisaris untuk Raih Sertifikasi SDM BPR
Ia mengatakan, awalnya berpikir harus berjualan apa dengan modal sedikit, kemudian terfikir untuk menjual es kelapa muda yang tidak menguras modal banyak. Ia juga menyampaikan alasannya karena berdagang es lebih menghasilkan walaupun dengan modal sedikit dari pada yang lain.
Walaupun dengan penghasilan yang tidak menentu pada setiap harinya, namun ia sangat bersyukur dengan setiap yang ia dapatkan, terpenting baginya untuk keluarga. Keuntungan yang didapatnya dari berdagang sedikit demi sedikit bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.
Baca Juga: Membanggakan, MAN 1 Kendari Raih 96 Prestasi Siswa Sepanjang 2025
"Sebelum musim hujan saya bisa dapat keuntungan sebesar Rp 250 ribu per harinya, namun sekarang hanya mampu dapat Rp 50-100 ribu saja. Walaupun menurun karena pengaruh cuaca. Hasilnya cukuplah untuk memenuhi kebutuhan di rumah," ujarnya.
Salah satu pembeli, Akbar mengaku, menyukai es kelapa muda di tempat tersebut.
"Rasanya segar, apalagi saat panas-panasnya seperti saat ini, bisa jadi pilihan menu minuman untuk penghilang dahaga," ujar Akbar. (B)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS