Peringatan HKN ke-60 di Sultra: Gerak Bersama Menuju Generasi Emas 2045
Reporter
Senin, 18 November 2024 / 1:52 pm
Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto saat diwawancarai usai memimpin upacara HKN di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.Foto: Erni Yanti/ Telisik
KENDARI, TELISIK.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar upacara di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (18/11/2024).
Dengan tema besar “Gerak Bersama, Sehat Bersama,” peringatan ini menyerukan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kesehatan, demi mewujudkan Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada tahun 2045.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sulawesi Tenggara atas partisipasi mereka dalam memperingati HKN.
Ia menegaskan pentingnya kesehatan sebagai pilar utama menuju visi Indonesia Emas 2045.
"Kesehatan adalah kunci untuk menghasilkan generasi yang cerdas dan produktif. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat menghadapi tantangan masa depan dan mewujudkan generasi emas di tahun 2045," ujar Andap.
Andap juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor untuk membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Rayakan HKN ke-60, PT GKP Gelar Beragam Kegiatan di Wawonii
"Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih sehat demi masa depan generasi mendatang," tambahnya.
Dalam upacara tersebut, Andap juga membacakan sambutan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang mengapresiasi pencapaian Indonesia dalam kembali masuk kategori negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country) setelah pandemi COVID-19.
Menurutnya, momentum bonus demografi yang sedang berlangsung adalah peluang besar untuk membawa Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045.
"Bonus demografi ini hanya terjadi sekali dalam sejarah bangsa. Kita harus memanfaatkannya dengan baik, dan kesehatan menjadi syarat utama untuk mencapainya," jelas Budi Gunadi.
Ia menyoroti pentingnya transformasi kesehatan, termasuk pengesahan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan implementasi Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBKA) sebagai panduan dalam pembangunan sektor kesehatan di Indonesia.
"RIBKA akan memastikan perencanaan dan penganggaran kesehatan yang terintegrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah," tambahnya.
Dalam upacara tersebut, sejumlah penghargaan diberikan kepada pegawai negeri di lingkup Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara atas dedikasi mereka, terutama selama pandemi COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Usnia, mengapresiasi seluruh tenaga medis dan kesehatan yang telah berkontribusi besar dalam melayani masyarakat.
Baca Juga: 2 Nakes Sulawesi Tenggara Raih Penghargaan Nasional pada HKN ke-59
"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas pengabdian dan kerja keras mereka dalam menciptakan masyarakat yang sehat di Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Usnia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di provinsi ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk tenaga medis, akademisi, LSM, dan media yang turut menyebarkan informasi kesehatan.
Dengan semangat kerja sama dan kolaborasi, peringatan HKN ke-60 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (B)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS