Pemkot Baubau Segera Kerjakan 10 Proyek Strategis 2026, Warga Minta Perbaikan Jalan Rusak
Elfinasari, telisik indonesia
Kamis, 12 Maret 2026
0 dilihat
Jajaran pejabat Pemerintah Kota Baubau saat berada di Pasar Wameo yang merupakan salah satu proyek strategis 2026 yang akan direvitalisasi. Foto: Ist.
" Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menyiapkan sejumlah proyek strategis daerah (PSD) pada tahun 2026 "

BAUBAU, TELISIK.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menyiapkan sejumlah proyek strategis daerah (PSD) pada tahun 2026.
Kepala Bagian ULP Setda Kota Baubau, Ahmad Basri, menyampaikan bahwa Pemkot Baubau telah menyiapkan sepuluh proyek strategis yang akan direalisasikan pada sejumlah sektor prioritas melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Baubau tahun 2026.
Menurutnya, penetapan sepuluh paket proyek strategis tersebut juga bertujuan untuk memenuhi salah satu indikator monitoring center for prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Proyek-proyek ini dirancang sebagai penggerak ekonomi (engine of growth) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Baubau," jelas Basri, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga: Sistem Data Tunggal Temukan Ribuan Warga Buton Selatan Tak Lagi Layak Terima Bantuan Sosial
Adapun sepuluh proyek strategis daerah tahun 2026 tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Kesehatan.
Proyek yang akan dikerjakan antara lain:
- Rehabilitasi Puskesmas Waborobo,
- Revitalisasi kawasan Pasar Wameo,
- Rehabilitasi berat Puskesmas Lakologou,
- Penataan kawasan Lakologou,
- Revitalisasi kawasan Kotamara,
- Pengadaan dan pemasangan jaringan perpipaan jalur khusus,
- Rekonstruksi jalan kompleks Lowu-Lowu,
- Rekonstruksi jalan kompleks Sulaa tahap II,
- Penataan kawasan Lembah Hijau,
- Rekonstruksi Jalan Dr. Wahidin.
Basri menambahkan bahwa seluruh paket pekerjaan tersebut akan dilaksanakan melalui proses tender yang transparan guna memastikan kualitas pembangunan serta ketepatan waktu pelaksanaan.
Pemerintah Kota Baubau menargetkan pembangunan fisik dapat mulai berjalan pada kuartal pertama tahun 2026.
Baca Juga: Diduga Uang Palsu Beredar di Buton Tengah, Warga Diminta Waspada Tarik Tunai di BRI Link
Di sisi lain, sejumlah warga berharap program pembangunan tersebut juga menyentuh perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini kondisinya dinilai cukup memprihatinkan.
Seorang warga Baubau, Safei, mengungkapkan bahwa kondisi Jalan Erlangga di kawasan Bone-Bone Atas sangat rusak dan perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif selain Jalan Betoambari yang juga kerap dilalui masyarakat.
“Jalan Betoambari juga rusak, terutama di bagian depan SMP 4, padahal itu masih berada di dalam kota,” keluhnya.
Safei berharap pemerintah kota dapat memasukkan perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak dalam program pembangunan ke depan agar mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman. (B)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS