Pink Moon April 2026 Siap Terangi Langit Indonesia, Begini Waktu dan Cara Melihatnya Tanpa Alat

Merdiyanto

Content Creator

Minggu, 29 Maret 2026  /  9:35 am

Fenomena alam Pink Moon April akan menghiasi langit Indonesia. Foto: Repro Detik

JAKARTA, TELISIK.ID - Fenomena astronomi yang dinanti-nanti akan segera hadir di awal April. Pink Moon atau Bulan Purnama April 2026 diprediksi mencapai puncak fase purnamanya pada Kamis, 2 April 2026 pukul 09.11 WIB.

Meski puncak terjadi di pagi hari, masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati keindahannya di malam sebelum dan sesudahnya, mulai malam Rabu hingga Kamis saat bulan terbit.

Menurut data BMKG, Pink Moon ini bisa diamati di seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang saja. Tidak perlu teleskop atau teropong khusus.

Baca Juga: Tak Ambil Pusing dengan Tekanan Global, Bahlil dan Purbaya Kompak Cari Sumber Cuan Baru RI

Bulan akan tampak sangat terang dan besar saat terbit di ufuk timur pada senja hari. Cuaca cerah menjadi kunci utama untuk pengamatan terbaik, dilansir dari metrotvnews.com, Sabtu (28/3/2026).

Mengapa Disebut Pink Moon?

Nama “Pink Moon” berasal dari tradisi suku asli Amerika Utara. Bulan ini dinamai sesuai bunga moss pink atau creeping phlox yang mekar merah muda di musim semi.

Namun, jangan harap bulan benar-benar berwarna pink. Bulan akan tampak putih keperakan seperti biasa. Nama ini hanyalah penanda musim semi di belahan bumi utara.

Di Indonesia, fenomena ini juga dikenal sebagai penanda awal musim kemarau dan kadang disebut Paschal Moon karena sering bertepatan dengan penentuan tanggal Paskah.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2026 Diproses Pemerintah, Begini Penjelasannya

Fakta Menarik Pink Moon 2026

- Jarak Bumi-Bulan: Sekitar 393.594 km, sehingga tidak termasuk supermoon, dilansir dari theskylive.com, Sabtu (28/3/2026).

- Waktu Terbaik Melihat: Saat bulan terbit di sore/malam hari sekitar pukul 18.00–19.00 WIB, karena saat itu bulan terlihat lebih besar dan oranye karena efek atmosfer.

- Lokasi Pengamatan Ideal: Pantai, bukit, atau lapangan terbuka di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga daerah pedesaan. Hindari polusi cahaya kota jika memungkinkan.

Fenomena ini menjadi salah satu dari delapan peristiwa astronomi menarik di April 2026, bersama hujan meteor Lyrids yang puncaknya pada 22 April. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS