Polda Respon Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara

Erni Yanti

Reporter

Rabu, 25 Oktober 2023  /  3:30 pm

Polda Sulawesi Tenggara respon terkait mahal dan langkanya gas LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara. Foto: Erni Yanti/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Polemik kelangkaan gas LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara menyita perhatian masyarakat, pasalnya beberapa hari ini kelangkaan tersebut belum menemukan titik terang, hingga mempersulit keadaan mayarakat.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya, setelah mengetahui polemik mahal dan langkanya gas LPG 3 Kg, sehingga berinisiatif untuk mencari tau penyebabnya.

"Hasil penelusuran teman teman menyamar mau beli tabung, tabung disembunyikan di kios-kios, di jualah antara Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu  per tabung, kita mau beli juga tidak bisa hanya orang-orang tertentu saja, ini sudah bahaya," ungkapnya, Rabu (25/10/2023).

Baca Juga: Polemik Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Buat Masyarakat Geram

Ia mengatakan dari mana tabung gas di kios-kios jika bukan dari pangkalan, inilah yang meresahkan masyarakat.

"Mohon pihak media agar difollow up pengecer yang nakal agar ada sanksi," pintanya.

Sementara salah seorang penjual gas di Kelurahan Anduonohu Kendari, Faiz mengaku jarang menjual gas terkecuali dibawakan.

"Saya sudah beberapa Minggu tidak menjual, karena di pangkalan juga kosong terkecuali dibawakan melalui mobil, itupun hanya bisa sampai 2 tabung dijual paling rendah Rp 50 ribu," ungkapnya.

Hal yang sama juga dirasakan konsumen di Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Mila mengatakan, harga gas LPG 3 Kg juga sangat mahal dan langka.

Baca Juga: Ini Penyebab Gas LPG 3 Kg di Kota Kendari Mahal

"Iya, mahal gas di sini (di Konawe) susah dicari, kalaupun sudah adami tabung dikasih turun, buru-buru mi orang datang beli, dan tidak semua kebagian," bebernya.

Menanggapi Hal tersebut, Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Bambang Wijanarko mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina

"Saya cek dulu ya, Kasubdit Indagsi akan koordinasi dengan Pertamina, lalu akan cek ke agen atau distributor," katanya. (A)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS