Rahasia Seks Tanpa Rasa Sakit, Begini Penjelasan Medis dan Cara Aman

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 05 April 2025
0 dilihat
Rahasia Seks Tanpa Rasa Sakit, Begini Penjelasan Medis dan Cara Aman
Berhubungan seksual tanpa rasa sakit adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Foto: Repro Ciputra Hospital.

" Mencapai kenikmatan saat berhubungan seksual tanpa rasa sakit adalah harapan setiap pasangan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Mencapai kenikmatan saat berhubungan seksual tanpa rasa sakit adalah harapan setiap pasangan. Namun, banyak wanita mengalami keluhan nyeri saat berhubungan intim karena berbagai faktor medis maupun psikologis yang tidak disadari.

Berhubungan seksual seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan meningkatkan kedekatan emosional pasangan. Namun, sebagian wanita justru merasakan nyeri saat berhubungan seksual yang bisa mengganggu kenyamanan.

Melansir Alodokter, Sabtu (5/4/2025), secara medis, rasa sakit saat melakukan hubungan seksual dikenal dengan istilah dispareunia. Keluhan ini dapat muncul pada awal atau saat penetrasi berlangsung lebih dalam dan terjadi berulang kali.

Jika keluhan nyeri hanya sesekali muncul, biasanya hal itu disebabkan oleh kurangnya pelumas alami pada vagina. Namun bila berlangsung terus-menerus, perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Penyebab dispareunia bisa sangat bervariasi tergantung kondisi fisik maupun psikologis masing-masing individu. Beberapa penyebab bahkan memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Berikut beberapa penyebab umum dari rasa sakit saat berhubungan seksual:

1. Infeksi vagina atau vaginitis

Infeksi pada vagina dapat menyebabkan iritasi, gatal, dan nyeri saat berhubungan seksual.

2. Iritasi atau luka pada vagina

Luka atau iritasi akibat alergi, cedera, atau penggunaan produk tertentu bisa menyebabkan rasa sakit.

3. Vaginismus

Kontraksi otot vagina secara tidak sadar dapat menyebabkan penetrasi menjadi sulit dan menyakitkan.

Baca Juga: Vasektomi Bikin Performa Seksualitas Pria Drop, Begini Penjelasannya

4. Kista ovarium

Kista pada ovarium bisa menimbulkan tekanan dan rasa nyeri selama hubungan seksual.

5. Endometriosis

Kondisi di mana jaringan dinding rahim tumbuh di luar rahim dan menimbulkan nyeri.

6. Miom

Tumor jinak pada rahim bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri saat penetrasi berlangsung.

7. Penyakit menular seksual (PMS)

Beberapa jenis PMS dapat memicu peradangan dan nyeri ketika melakukan hubungan intim.

8. Radang panggul

Infeksi pada organ reproduksi bagian atas bisa menyebabkan nyeri panggul dan ketidaknyamanan seksual.

9. Masalah psikologis

Stres, kecemasan, atau trauma seksual bisa menyebabkan tubuh menolak hubungan seksual secara tidak sadar.

Untuk menghindari rasa sakit saat berhubungan seksual, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan bersama pasangan. Langkah-langkah ini bersifat sederhana namun dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan.

Berikut beberapa tips untuk menikmati hubungan seksual tanpa rasa sakit:

1. Jalin komunikasi yang baik

Komunikasi terbuka antara pasangan sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kenyamanan seksual.

Misalnya, jika pasangan terlalu terburu-buru dalam melakukan penetrasi, penting untuk memberi tahu. Hal ini agar pasangan bisa memperlambat gerakan dan menyesuaikan dengan kenyamanan Anda.

2. Ganti posisi seksual

Mencoba posisi seksual yang berbeda dapat membantu mengurangi rasa sakit saat penetrasi.

Posisi seperti “woman on top” memungkinkan wanita mengatur kedalaman dan kecepatan penetrasi. Hal ini bisa meminimalisasi tekanan pada area yang sensitif.

3. Lakukan foreplay lebih lama

Foreplay yang cukup dapat membantu tubuh lebih siap secara fisik dan emosional untuk berhubungan seksual.

Baca Juga: Enam Penyakit Terparah dari Perilaku Seks Bebas

Foreplay juga membantu meningkatkan pelumasan alami dari vagina sehingga penetrasi tidak terasa menyakitkan.

4. Gunakan pelumas berbasis air

Pelumas dapat membantu mengurangi gesekan dan mencegah nyeri akibat vagina kering.

Hindari pelumas berbahan dasar minyak jika menggunakan kondom karena dapat merusak material kondom dan menurunkan efektivitasnya.

Jika semua cara di atas telah dicoba namun rasa sakit tetap muncul secara konsisten, disarankan untuk segera konsultasi ke dokter. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan guna mengetahui apakah ada masalah kesehatan yang mendasari.

Dokter akan melakukan pemeriksaan panggul, vagina, serta tes lanjutan bila diperlukan. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah terdapat infeksi, peradangan, atau gangguan reproduksi lainnya.

Penanganan medis hanya bisa diberikan setelah penyebab utama dari keluhan nyeri diketahui secara pasti. Dengan penanganan yang tepat, hubungan seksual yang nyaman dan sehat bisa kembali dinikmati. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga