Polemik Pemira BEM UHO Terus Bergulir, Begini Tanggapan Rektor

Andi Irna Fitriani

Reporter

Minggu, 02 Januari 2022  /  3:08 pm

Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Akhir-akhir ini polemik hasil e-Voting Pemilu Raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari 2021 masih menjadi perbincangan di kalangan mahasiswa.

Menanggapi polemik yang terus bergulir tersebut, Rektor UHO, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu mengatakan, Panitia Kerja (Panja) telah berusaha maksimal menangani hal itu.

"Semua sudah ada tahapannya yang sudah ditetapkan oleh Panja, nanti semua di sana," katanya, Minggu (2/1/22).

Apapun hasil e-Voting Pemira UHO 2021 kata dia, itu semua telah melewati proses dan tahapan.

"Yang jelas kita sudah umumkan hasilnya dan bilamana ada yang keberatan dan protes Itukan sudah ada tahapan dan sudah ada jalurnya, semua sudah ada timnya," ujarnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kampus Hijau itu mengungkapkan, saat ini ia tengah menunggu laporan dari Panja dan menerangkan, apapun hasilnya itu hanya berdasarkan data dan fakta.

"Bukan karena kemauan saya dan bukan karena katanya ini dan katanya itu. Jadi kita menjalankan ini sesuai data dan fakta serta tentu sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Ada Kecurangan, Pemira 2021 UHO Tuai Pro Kontra

Sebelumnya, polemik datang dari puluhan mahasiswa Fakultas Teknik UHO saat rekapitulasi suara hasil e-Voting Pemira berlangsung.

Menurut puluhan mahasiswa ini, ada kejanggalan dari lonjakan hasil perhitungan suara.

Berikutnya, hasil dari e-Voting ini juga turut membuat puluhan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO kontra.

Sehingga, puluhan mahasiswa yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Independen ini geruduk Gedung Rektor UHO, pada Senin (27/12/2021) lalu.

Koordinator lapangan, Anto lakansai mengatakan pelaksanaan Pemira 2021 itu adanya beberapa kejanggalan.

"Dari data yang kami kumpulkan pemilih yang ada di Fakultas Perikanan UHO mencapai 1155 dan fakta ini tidak sesuai di lapangan," katanya.

Sehingga para mahasiswa ini meminta beberapa tuntutan diantaranya Moratorium BEM Fakultas Perikanan sebab diduga banyaknya kejanggalan dengan sistem Pemira UHO 2021.

Selanjutnya, perasaan dicurangi juga muncul dari pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Muh Kadarismon saat proses gugatan perisadangan berlangsung, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga: Ternyata Pembuatan Kapal Nelayan Habiskan Dana Fantastis

Melalui kuasa hukumnya, Asdir memprotes proses sidang yang masih bergulir tersebut.

“Saat persidangan berlangsung beberapa pertanyaan kami tak diberi ruang,” katanya.

Misalnya pertanyaan yang diajukan kepada petugas Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM).

"Mereka tidak diizinkan menjawab oleh MSOK (Mahkamah Sengketa Organisasi Kampus) dengan alasan sidang dimanfaatkan bukan untuk berdebat," jelasnya.

Sementara itu, dikutip dari situs resmi uho.ac.id melalui KPUM jadwal penetapan hasil PEMIRA akan diumumkan pada 3 Januari 2022 besok. Kemudian pelantikan akan secara resmi akan dilantik pada 4 Januari 2022. (A)

Reporter: Andi Irna Fitriani

Editor: Kardin