Purbaya Berani Pasang Badan Indonesia Tidak Darurat Energi, Begini Penjelasannya
Reporter
Kamis, 26 Maret 2026 / 9:58 am
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak dalam kondisi darurat energi. Foto: Repro Okezonews
JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional masih terkendali meski tekanan global terus berlangsung. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak berada dalam darurat energi.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran global akibat konflik yang berdampak pada harga minyak dan gas dunia.
Menurut Purbaya, indikator utama darurat energi bukan terletak pada kenaikan harga, melainkan pada ketersediaan pasokan. Ia menyampaikan bahwa selama suplai energi masih tersedia, kondisi tersebut belum dapat dikategorikan sebagai krisis.
“Darurat energi adalah kalau misalnya suplainya berhenti. Itu yang saya takut. Bukan harganya, suplainya nggak ada itu. Ini kan masih ada suplainya. Jadi kalau dibilang darurat, enggak,” kata Purbaya dalam keterangannya, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: Tak Butuh Energi dari Luar, China Resmi Punya Miniatur Matahari di Bumi
Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan terburuk apabila konflik global terus berlanjut. Purbaya menekankan pentingnya kesiapan jangka panjang agar ketahanan energi nasional tidak mudah terguncang oleh dinamika eksternal. Ia juga menyinggung perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap desain kebijakan fiskal yang berkaitan dengan sektor energi.
“Tapi kita harus siap-siap terus ke depan. Kalau misalnya keadaan seperti ini sering terjadi, apakah kita akan deg-degan terus? Apakah nanti Anda akan maki-maki saya terus desain anggaran jelek segala macam?” tegasnya.
Dalam konteks regional, sejumlah negara telah mengambil langkah antisipatif terhadap krisis energi. Salah satunya adalah Filipina yang telah menetapkan status darurat energi serta menerapkan kebijakan kerja dari rumah selama dua hari dalam sepekan. Kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap tekanan pasokan dan harga energi.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kesiapan Energi Jelang Idul Fitri 1447 H, Konsumsi Diprediksi Meningkat
Purbaya memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat menghadapi fluktuasi harga energi global. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk mengubah struktur anggaran atau kebijakan subsidi energi.
“Saya nggak akan ubah APBN atau subsidi yang ada sampai titik yang mungkin nanti harga menjangkau tinggi sekali. Tapi pada saat sekarang, sampai akhir tahun dengan harga sekarang, kita masih tahan APBN,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi global sembari menjaga stabilitas dalam negeri. Langkah antisipatif tetap disiapkan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS