Rumah Anggota DPRD Terbakar, Materiil Senilai Ratusan Juta Ludes

Berto Davids

Reporter Kupang

Jumat, 03 Desember 2021  /  9:51 pm

Rumah milik anggota DPRD Kabupaten Nagekeo yang terbakar di Kupang. Foto: Ist.

KUPANG, TELISIK.ID - Rumah milik salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Bruno Sawi di Jalan Bajawa Gang Mekar II, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo Kota Kupang terbakar, Jumat (3/12/2021).

Informasi yang diperoleh Telisik.id, rumah tersebut dihuni oleh keponakan korban yakni Moris Veto (31), PNS/guru pada Sekolah SKO Kupang, Febriyana Mogi (30), guru SMAN 5 Kupang dan Ketrin Ije (16) serta Yosin (15).

Melin Ebu (23), warga di sekitar lokasi kejadian mengaku, kalau saat itu ia mendengar sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Bajawa berteriak ada kebakaran.

Mendengar teriakan tersebut, Melin yang rumahnya bersebelahan langsung dengan rumah korban keluar dari dalam rumah.

Baca Juga: Truk Muatan Tanah Tabrak Rumah Warga

Ia melihat api yang semakin besar dan merambat sampai ke atap rumah korban.

Melin pun langsung berteriak dan langsung menghubungi ponakan korban, Moris Veto yang menempati rumah korban. Saat itu Moris sedang mengajar di SMA SKO Kupang.

Melin dan warga di sekitar lokasi kejadian langsung membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan mengambil air dari dalam bak rumah warga di sekitar TKP.

Sementara itu, Moris Veto mengaku mendapat telepon dari Melin. Saat tiba di lokasi, ia melihat api yang besar yang sudah merambat sampai ke atap.

Korban sempat berusaha menyelamatkan barang berharga, namun dilerai oleh warga karena api sudah merambat ke seluruh bagian ruangan.

Empat unit mobil pemadam kebakaran Kota Kupang ke lokasi kebakaran dan berusaha memadamkan api, dibantu dengan tiga unit tangki air.

Baca Juga: Diduga Korupsi Aset Pemda, Mantan Bupati Kupang Jadi Tersangka

Dua jam kemudian api berhasil dipadamkan. Untungnya, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Namun kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah yaitu bangunan yang terbakar habis serta peralatan dan perabotan rumah tangga, surat – surat berharga berupa ijasah empat orang yang tinggal di dalam rumah.

Belum diketahui penyebab kebakaran rumah permanen milik korban, karena pada saat terjadinya kebakaran, rumah dalam keadaan kosong dan tidak ada orang yg melihat langsung asal titik api.

Namun dugaan sementara karena arus pendek listrik. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Fitrah Nugraha