SMPN 2 Kendari Panen Prestasi Ekstrakurikuler: Futsal Berprestasi, Pramuka Tembus Level Nasional

Ana Pratiwi

Reporter

Kamis, 19 Februari 2026  /  1:32 pm

Penyerahan piala pramuka dan futsal saat upacara di SMPN 2 Kendari. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 2 Kendari mencatat prestasi ganda pada awal tahun ini.

Tim futsal meraih juara dua tingkat provinsi pada turnamen Januari di ASR Center, sementara tim Pramuka memborong gelar juara umum dan runner-up tingkat Sulawesi Tenggara serta meloloskan dua siswa ke kegiatan nasional di Cibubur.

Pembina futsal, Rinaldo menjelaskan, tim yang diturunkan pada turnamen terakhir berjumlah sekitar 15 siswa dari kelas VII hingga IX.

Mereka bersaing dengan peserta dari berbagai daerah seperti Muna, Kolaka, Konawe, Konawe Selatan dan Buton.

“Tim ini binaan ekstrakurikuler. Latihan rutin dua kali seminggu, tapi anak-anak sering menambah latihan mandiri dengan sewa lapangan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: SMPN 2 Kendari jadi Tuan Rumah Pelatihan Kepala Sekolah Kurikulum Merdeka

Ia menyebut sebelum ajang provinsi, tim juga meraih juara satu pada kejuaraan antar kota pada Desember. Dari dua turnamen beruntun itu, pelatih melakukan evaluasi, terutama pada aspek fisik dan intensitas latihan.

Pada laga final provinsi, lawan dinilai memiliki basis pembinaan klub sepak bola yang lebih intensif, sementara faktor kelelahan memengaruhi performa pemain.

Ke depan, porsi latihan direncanakan ditambah menjadi tiga kali sepekan. Selain mengejar hasil, pembinaan futsal difokuskan pada pembentukan karakter, pengendalian emosi, dan sportivitas saat bertanding.

Di bidang Pramuka, pembina Samsil Nardi melaporkan capaian juara umum pada lomba akhir 2025 di salah satu SMA di Kendari, serta juara dua umum pada lomba tingkat penggalang se-Sulawesi Tenggara di SMA 12 Kendari pada 22-25 Januari.

Menurutnya, nilai total tim sebenarnya setara dengan juara pertama, namun kalah di satu nomor lomba sehingga berada di peringkat kedua berdasarkan perolehan kategori.

Salah satu nomor unggulan adalah pioneering, yakni keterampilan merakit konstruksi tongkat dan tali dengan teknik simpul, yang menuntut kekuatan dan ketepatan ikatan.

“Persiapan biasanya sekitar satu bulan. Tantangan terbesar di disiplin dan fisik. Tapi anak-anak tampil bagus di nomor pioneering karena ikatan dan konstruksinya kuat,” katanya.

Latihan Pramuka tetap berjalan rutin dua kali sepekan meski tidak ada lomba. Target pembinaan diarahkan pada ketangkasan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter.

Dari hasil seleksi berjenjang, dua siswa terpilih mewakili daerah pada kegiatan Pramuka tingkat nasional di Cibubur selama sekitar satu pekan pada Agustus mendatang.

Baca Juga: Sosialisasi Pendidikan Inklusif, SMPN 2 Kendari jadi Sekolah Percontohan

Kepala SMPN 2 Kendari, M Jumrin menilai, capaian futsal dan Pramuka menunjukkan pembinaan ekstrakurikuler berdampak nyata terhadap prestasi dan kepribadian siswa.

“Kami dorong ekstrakurikuler bukan hanya untuk lomba, tapi untuk membentuk disiplin, mental, dan tanggung jawab. Prestasi futsal dan Pramuka ini bukti bahwa potensi siswa bisa berkembang jika dibina konsisten,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah akan terus memperkuat pembinaan kegiatan nonakademik sebagai ruang tumbuh karakter dan daya saing siswa di berbagai level kompetisi. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS